oleh

BUMN Hadir untuk Negeri, Tekankan Inovasi Berwirausaha

Radarlampung.co.id – Direktur Umum dan SDM PT Bukit Asam Joko Pramono mengatakan, The Best yang disampaikan oleh Rektor IIB Darmajaya Ir. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc., sama dengan apa yang dilakukan PT Bukit Asam dalam menjalankan usaha. 

“Best itu sama-sama dengan kita core value. Visi Misi dari persero ini menjadikan Bukit Asam perusahaan batubara tingkat dunia. Keberhasilan suatu hal itu tidak terlepas dari Takwa seperti yang disampaikan Bapak Rektor tadi, maka kita juga tak memungkiri peran Allah SWT,” kata Joko dalam Talkshow BUMN Hadir untuk Negeri yang digelar di Gedung Alfian Husin lantai III Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, Kamis (4/4).

Dalam Talkshow BUMN Hadir untuk Negeri Kelas Kreatif “Creativity & Skill Education” dengan menghadirkan empat pembicara hebat di bidangnya menekankan inovasi dalam menjalankan enterpreneur. Keempat narasumber yang hadir adalah Dr. Andi Desfiandi, S.E., M.A.; Direktur SDM dan Umum PT Bukit Asam Tbk Joko Pramono, juga menghadirkan Cindy Alvionita Bahder (Co-Founder Warunk Upnormal) dan Tri Sumono (Manusia 4 Kuadran).

Pria kelahiran Klaten ini menerangkan PT Bukit Asam sudah masuk dalam holding BUMN untuk sumber daya alam. Menurut dia, keberhasilan dalam suatu industri itu simpel. Harus memperjuangkan teknologi, takwa, dan sumber daya manusia. “Kita harus memperhatikan people yaitu insan-insan yang ada disekeliling kita,” ujarnya.

Sementara, Tri Sumono menerangkan konsep empat kuadran bila dijabarkan tidak mencukupi waktu yang diberikan. “Saya hanya menyampaikan beberapa saja dan kalau ingin sukses harus selalu semangat dan semangat. Terpenting percaya diri,” kata Manusia 4 Kuadran itu.

Sedangkan Dr. Andi Desfiandi, S.E., M.A., mengatakan yang membuat dunia ini berubah yakni revolusi industri. “Kalau ingin berubah harus memiliki inovasi dan inovasi terus. Kita juga harus meningkatkan boosting inovation. Paling penting apa sih di sekitar kita,” ucapnya. 

Mantan Rektor IIB Darmajaya ini menerangkan keinginan orang-orang tersebutlah yang dapat membuat bisnis dan usaha dapat berjalan terus. “Saat ini setiap orang akan bingung ketika handphonenya tertinggal, karena generasi Z saat ini telah terpapar oleh teknologi yang berkembang. Dimana dalam handphone telah tersedia semua,” tandasnya.

Andi menyatakan ekonomi digital terus berkembang dan revolusi industri 4.0 dirasakan semua industri. “Mahasiswa sebagai generasi Z harus mengikuti perkembangan teknologi tersebut dan menjadi enterpreneur dengan memanfaatkan teknologi digital,” tutupnya. (apr/kyd)

Komentar

Rekomendasi