Berita Utama Ganggu Distribusi Logistik Pemilu, Tembak!

Ganggu Distribusi Logistik Pemilu, Tembak!

Bupati Dendi Ramadhona didampingi Ketua KPU Amin Udin dan Kapolres Pesawaran AKBP Popon AS melepas pendistribusian logistik ke Kecamatan Margapunduh dan Punduhpedada, dari gudang di Tamansari, Gedong tataan, Jumat (12/4). FOTO FAHRURROZI/RADARLAMPUNG.CO.ID
Bupati Dendi Ramadhona didampingi Ketua KPU Amin Udin dan Kapolres Pesawaran AKBP Popon AS melepas pendistribusian logistik ke Kecamatan Margapunduh dan Punduhpedada, dari gudang di Tamansari, Gedong tataan, Jumat (12/4). FOTO FAHRURROZI/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Tindakan tegas akan dilakukan kepada pihak yang mencoba mengganggu proses pendistribusian logistik pemilu di Pesawaran. Hal ini disampaikan Kapolres AKBP Popon Ardianto Sunggoro saat pelepasan logistik dari gudang KPU di Tamansari, Gedongtataan, Jumat (12/4).

“Terkait (tindakan) tembak di tempat, pertama jika ada pihak-pihak yang mengancam keselamatan pengawalan (logistik) yang mengarah keperbuatan tindak pidana. Saya perintahkan tembak di tempat,” kata Popon Ardianto.

Menurut Popon, pihak kepolisian bersama pemerintah dan KPU menjamin pendistribusian logistik berlangsung aman. Hingga saatnya dikembalikan lagi setelah pemungutan suara.

Baca :   Ratusan Personel Amankan Pelantikan Anggota DPRD Pesawaran

Jika ada pihak yang mencoba mengganggu jalannya proses demokrasi, diintruksikan agar anggota Polri melakukan tindakan tegas dan terukur

“Kalau memang perlu tembak di tempat, ya tembak,” tegasnya.

Sementara Ketua KPU Pesawaran Amin Udin mengatakan, semua pihak turut bertanggung jawab mengamankan dan menjaga proses pendistribusian logistik.  Untuk wilayah Pulau Pahawang dan Legundi, dikirim pada hari terakhir

Baca :   Kembangkan Cabai di Tegineneng dan Wayratai

“Kita kirim langsung ke lokasi melalui dermaga terdekat dan logistik dibungkus plastik dobel,” ucapnya.

Pada bagian lain, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengungkapkan, Pemkab siap mem-backup up pengamanan dengan menurunkan personel Polisi Pamong Praja (Pol PP).

“Total 199 Pol PP yang diturunkan. Satu desa satu Pol PP dan di kecamatan masing-masing lima personel,” kata Dendi. (ozi/ais)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini