Lampung Raya Gara-gara Menjambret, Harus “Sekolah” di Kantor Polisi

Gara-gara Menjambret, Harus “Sekolah” di Kantor Polisi

RD (18), pelajar yang diamankan gabungan tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polres Tanggamus dan Polsek Pagelaran karena diduga terlibat penjambretan. FOTO HUMAS POLRES TANGGAMUS
RD (18), pelajar yang diamankan gabungan tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polres Tanggamus dan Polsek Pagelaran karena diduga terlibat penjambretan. FOTO HUMAS POLRES TANGGAMUS

radarlampung.co.id – Laporan pencurian dengan kekerasan (curas) yang disampaikan Agus Priyanto (35), warga Pekon Lugusari, Kecamatan Pagelaran, Pringsewu langsung ditindaklanjuti. Hasilnya, gabungan tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polres Tanggamus dan Polsek Pagelaran mengamankan RD (18), warga Bandarnegeri Semuong, Tanggamus.

Pelajar sebuah SMK di Pringsewu yang diduga terlibat penjambretan ini diciduk dikosannya, sekitar pukul 23.00 WIB, Jumat (12/4). Saat ini polisi masih memburu Gn, rekannya yang terlibat kasus tersebut.

Baca :   Puslabfor Telusuri TKP Kebakaran

Kapolsek Pagelaran Iptu Edi Suhendra mengatakan, Agus melaporkan penjambretan Rabu (3/4) lalu. Awalnya, ia dan istrinya mengendarai motor dari arah Pringsewu.

”Saat melintas di jalan raya Gumuk Rajin, Pagelaran, tersangka menjambret tas yang berada dipangkuan istri korban. Kemudian ia kabur ke arah Pugung,” kata Edi mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, Sabtu (13/4).

Baca :   Tekab 308 Bergerak, Tangkap Empat Tersangka Curas di Pringsewu

Peristiwa ini menyebabkan korban kehilangan tas berisi satu unit ponsel dan surat-surat berharga. “Korban mengalami kerugian Rp3 juta rupiah,” ujarnya. (sag/ais)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini