oleh

Kolesterol dan Makanan Manis

radarlampung.co.id-Biasanya, orang yang doyan sekali mengonsumsi makanan manis cenderung lebih mudah gemuk. Sebab, makanan manis akan meningkatkan kadar gula dalam darah. Bila jumlahnya berlebihan, maka tubuh akan menyimpannya dalam bentuk trigliserida di dalam jaringan lemak.

Mengutip jpnn.com, makin banyak trigliserida yang disimpan di jaringan lemak, maka timbunan lemak akan semakin bertambah juga. Selain itu, peningkatan gula di dalam darah yang berlebihan lama-lama dapat menyebabkan insulin menjadi tidak sensitif.

Insulin adalah zat yang berfungsi memasukkan gula ke dalam sel. Akibatnya gula akan tertahan di dalam pembuluh darah dan diubah menjadi timbunan lemak. Hal ini yang kemudian menjawab mengapa diabetes, kegemukan dan trigliserida yang tinggi bisa saling berkaitan.

Selain itu, ketika gula darah dan tekanan tinggi, maka kolesterol juga bisa tinggi. Ketiga faktor inilah yang memiliki andil terhadap penyakit diabetes dan jantung. Hal ini juga sejalan dengan apa yang disampaikan oleh American Diabetes Association (ADA).

Oleh sebab itu, ADA merekomendasikan Anda untuk melakukan pemeriksaan kadar kolesterol setidaknya sekali dalam setahun, terutama bagi Anda yang memiliki penyakit diabetes.

Belum lagi, bila orang dengan diabetes memiliki kadar kolesterol tinggi dan tidak dikontrol dengan konsumsi obat-obatan, kolesterol harus diperiksa lebih sering lagi.

Tetap sehat meski suka makanan manis

Hati-hati, kebiasaan melahap makanan manis bisa menyebabkan penyakit jangka panjang yang merugikan bagi tubuh, termasuk juga memengaruhi kadar kolesterol dalam darah. Lalu, apakah berarti orang yang memiliki kolesterol tinggi tidak boleh makan manis?

Sebenarnya makanan manis masih bisa dinikmati oleh orang dengan kolesterol tinggi sekalipun. Namun, ada trik untuk menikmatinya.

Bila Anda masih ingin mengonsumsi makanan atau minuman yang manis namun kolesterol dan trigliserida tetap bagus, gunakan gula khusus penderita diabetes yang kini telah banyak dijual di pasaran. Jenis gula tersebut tidak mengandung kadar gula tinggi, sehingga masih aman untuk dikonsumsi.

Selain itu, usahakan untuk menghindari makanan tinggi kolesterol. Hal ini untuk menghindari lonjakan kolesterol dan gula darah, yang berpotensi menyebabkan penyakit metabolik, seperti yang telah dipaparkan sebelumnya.

Jadi, mengonsumsi makanan manis boleh-boleh saja, asal harus dikontrol asupannya. Terutama bila Anda memiliki penyakit diabetes. Dengan demikian, kadar kolesterol dalam darah pun senantiasa stabil.(NP/RVS/klikdokter/jpnn/wdi)



Komentar

Rekomendasi