Lampung Raya Di Tuba, Ancam Masyarakat Saat Pencoblosan, Siap-siap Kena Dor

Di Tuba, Ancam Masyarakat Saat Pencoblosan, Siap-siap Kena Dor

Kapolres Tulangbawang AKBP Syaiful Wahyudi bersama Dandim 0426/TB Letkol Inf Kohir memimpin apel pergeseran pasukan (Serpas) menjelang pelaksanaan pengamanan tahap pungut suara di halaman Mapolres setempat. FOTO HUMAS POLRES TUBA

RADARLAMPUNG.CO.ID – Menjelang pelaksanaan Pemilu serentak Rabu (17/4), Kapolres Tulangbawang AKBP Syaiful Wahyudi mengingatkan personilnya untuk membawa alat kelengkapan. Seperti senjata api (Senpi), borgol, dan lainnya.

Hal ini dikatakan Syaiful saat apel pergeseran pasukan (Serpas) menjelang pelaksanaan pengamanan tahap pungut suara, Senin (15/4).

Menurut mantan Kapolres Pesawaran itu, dalam pelaksanaan pengamanan seluruh personilnya dituntut melakukan pengamanan di tempat pemungutan suara (TPS).

“Buku saku yang telah dibagikan tolong dibaca-baca kembali sehingga apa yang menjadi kewajiban dan tugas dari rekan-rekan dapat dipahami,” katanya saat memimpin apel di lapangan Mapolres setempat tersebut.

Baca :   Awal Juli, KPU Pesbar Tetapkan Caleg Terpilih

Tidak lupa, Syaiful juga mengingatkan personil Polres untuk membawa alat kelengkapan pengamanan.

“Alat kelengkapan personel tolong dibawa, salah satunya borgol dan tongkat. Karena itu bisa digunakan untuk melumpuhkan lawan. Senpi boleh digunakan dengan dua syarat, yaitu apabila pelaku mengancam jiwa petugas dan mengancam masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, kelengkapan tersebut akan sangat membantu. Jika ada yang menggangu jalannya pelaksanaan pencoblosan langsung diamankan dengan cara diborgol dan langsung dibawa ke Polsek lalu ke Polres.

Baca :   Awal Juli, KPU Pesbar Tetapkan Caleg Terpilih

Selain itu, Kapolres juga mengingatkan jika pada tahapan pelaksanaan minggu tenang dan pemungutan suara saat ini merupakan momentum yang sangat krusial dalam pelaksanaan pengamanan, selain dari nanti pada tahap penghitungan suara.

Dilanjutkannya, ada beberapa hal yang perlu diantisipasi dalam tahapan ini oleh personilnya. Aantara lain adalah pelaksanaan money politic atau yang sering dikenal dengan istilah serangan fajar. (nal/sur) 

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini