Pemilu 2019 Hari Kedua Masa Tenang, Masih Banyak APK Terpasang

Hari Kedua Masa Tenang, Masih Banyak APK Terpasang

Sejumlah APK yang belum diterbitkan masih terpampang di ruas jalan Untung Seropati, Labuhanratu, Bandarlampung, Senin (15/4). Foto M. Tegar Mujahid/radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – Memasuki hari kedua masa tenang Pemilu 2019, masih banyak Alat Peraga Kampanye (APK) yang terpasanga di jalanan. Terpantau, di Kota Bandarlampung saja sepanjang jalan Z. A. Pagar Alam dari Bundaran Tugu Radin Intan. Kemudian juga di Jalan Untuk Suropati.

Selain itu, di Jalan Sultan Agung hingga ke arah Jalan Ki Maja. Belum lagi di Jalan Emir M. Noor, hingga Cut Nyak Dien. APK milik caleg, DPD RI hingga Capres masih terpasang.

Saat dikonfirmasi, Ketua Bawaslu Bandarlampung Candrawansah mengaku, pihaknya masih terus melakukan penyisiran untuk melakukan penertiban hingga besok (16/4). “Akan kami turunkan semua,” kata Candra, Senin (15/4).

Baca :   Respon Kepala Daerah soal Namanya Diseret ke Sidang MK

Sementara menanggapi banyaknya APK yang masih terpasang di Lampung meskipun sudah mulai ditertibkan, Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah menilai, harusnya peserta pemilu yang menurunkan APK tersebut.

“Peserta pemilu tidak berkontribusi pelepasan APK. Harusnya diturunkan oleh Peserta pemilu. Kami sudah bekerja keras untuk melakukan penertiban, mestinya peserta pemilu juga yang menurunkan APK miliknya,” sebut Khoir sapaanya.

Baca :   Respon Kepala Daerah soal Namanya Diseret ke Sidang MK

Meski demikian, semuanya masih dalam proses. Menurut Khoir, pihaknya bersama stakeholders telah melakukan penurunan APK sejak awal memasuki masa-masa tenang.

“Semua dalam proses, kami melakukan proses di hari pertama masa tenang. Karena kalau sebelum masa tenang kami bisa digugat oleh peserta pemilu. Kami melakukan hal ini karena kami ingin memastikan pada hari H, 17 April tidak ada lagi APK walaupun pelepasan itu bukan tugas kita. Tapi kami melakukan pencehagan terhadap adanya APK di hari H,” tandasnya. (rma/kyd)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini