oleh

Jalan Kaki Lima Jam, Sisir Pantai dan Seberangi Enam Sungai untuk Distribusikan Logistik Pemilu

radarlampung.co.id – Bukan perkara mudah mendistribusikan logistik pemilu di Bengkunat. Petugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pesisir Barat bersama aparat kepolisian harus jatuh bangun melintasi medan berat.

Ada empat pekon yang menjadi wilayah distribusi dengana medan sulit. Yakni Wayharu, Waytiyas, Bandardalam dan Siringgading.

Dipimpin Kapolsek Iptu Ono Karyono, personel Polsek Bengkunat melakukan pengawalan. Logisitik dibawa menuju PPK untuk selanjutnya didistribusikan ke PPS hingga nantinya sampai ke TPS.

Baca :   Nyenyak Tidur, DPO Bajing Loncat Ditangkap

Logistik diangkut menggunakan gerobak sapi. Sementara petugas harus berjalan kaki melintas jalan berlumpur. Belum cukup. Petugas harus melewati tepi pantai dan menyeberangi enam sungai atau muara tanpa jembatan.

Lokasi menuju empat pekon tidak bisa dilewati kendaraan.  Kalau pun sepeda motor, harus menggunakan roda yang dimodifikasi menggunakan rantai. Sulitnya pendistribusian diperparah dengan kondisi wilayah itu yang diguyur hujan.

Baca :   Setelah Oknum Peratin, Siapa Lagi Tersangka Ilegal Logging?

Ketua KPU Pesisir Barat Yurlisman mengatakan, mereka benar-benar berjuang untuk mendistribusikan logistik pemilu. Benar-benar jatuh bangun. Apalagi saat gerobak yang membawa alat kelengkapan pemilu terjebak di medan berlumpur.

”Kita harus berjuang. Jalan kaki sampai lima jam. Dibantu dengan aparat kepolisian yang melakuan pengawalan. Demi logistic sampai ke TPS,” kata Yurlisman. (try/ais)

 



Komentar

Rekomendasi