Pendidikan Kreatif ! Sekolah Ini Terima Limbah Plastik dan Diolah Lagi

Kreatif ! Sekolah Ini Terima Limbah Plastik dan Diolah Lagi

Penandatanganan Deklarasi Sekolah Ramah Anak SMP Negeri 33 Bandarlampung, Senin ,(15/4). Foto Ruri/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id- Untuk mengurangi pencemaran lingkungan di masyarakat maupun di sekitar sekolah, SMP Negeri 33 Bandarlampung merancang Gerakan Cinta Lingkungan (Gercili 33). Dimana, SMP Negeri 33 menerima limbah plastik dari masyarakat sekitar untuk dijadikan paving block nan indah.

Maya Trisia Wakil Manajemen Mutu dan Humas mewakili Muhammad Yusri Kepala Sekolah SMP Negeri 33 Bandarlampung menjelaskan, setiap Hari Sabtu pihaknya menerima limbah plastik dari masyarakat sekitar untuk dikelola oleh siswa-siswa SMP Negeri 33 Bandarlampung menjadi paving block.

Baca :   Poltekkes Gandeng BSM Bangun Jamban Keluarga

“Jadi, kita istilahnya sampah ditukar emas. Maksudnya, jika limbah plastik yang disetor masyarakat mencapai jumlah minimal, kita beri kompensasi. Tetapi, kita yang simpan, dan dikumpulkan hingga bisa mendapatkan emas. Kita umpamakan seperti itu,” jelasnya, usai Deklarasi Sekolah Ramah Anak SMP Negeri 33 Bandarlampung, Senin (15/4).

Sementara, Kepala sekolah SMP Negeri 33 Bandarlampung, Muhammad Yusri, mengatakan, bank sampah juga sebagai salah satu bagian dalam mewujudkan Sekolah Ramah Anak (SRA).

Baca :   Kepala SMAN 11 : Ingat, Jaga Nama Baik Sekolah

“Bank sampah juga menuntut siswa untuk berkreatif. Itu juga sebagai langkah dukungan Sekolah Ramah Anak di SMP Negeri 33 Bandarlampung,” imbuhnya.

Menurutnya, SRA menjadi motivasi tersendiri bagi pihaknya dalam meningkatkan pelayanan pendidikan terhadap siswa. Sekolah juga wajib memberikan rasa aman, bersih, sehat, hijau, inklusif, dan nyaman bagi siswa. (rur/wdi)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini