Pemilu 2019 Sembilan TPS Rawan di Lampung Selatan

Sembilan TPS Rawan di Lampung Selatan

Apel pergeseran pasukan pengamanan pemilu di lapangan Korpri Pemkab Lamsel, Senin (15/4). Kegiatan tersebut diikuti gabungan personel Polri, TNI, Satpol PP dan Linmas. FOTO RANDI PRATAMA/RADARLAMPUNG.CO.ID
Apel pergeseran pasukan pengamanan pemilu di lapangan Korpri Pemkab Lamsel, Senin (15/4). Kegiatan tersebut diikuti gabungan personel Polri, TNI, Satpol PP dan Linmas. FOTO RANDI PRATAMA/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Sebanyak sembilan tempat pemungutan suara (TPS) di Lampung Selatan masuk katagori rawan. Lokasinya di Pulau Sebesi dan Pulau Rimau.

Kapolres Lampung Selatan AKBP M. Syarhan menyatakan, kondisi tersebut terkait dengan lokasi yang rawan bencana. ”Ada penentuan khususnya. Tapi kalau melihat situasi keamanan, bisa dikatakan semuanya kondusif dan aman. Seperti itu,” kata Syarhan usai apel pergeseran pasukan pengamanan pemilu di lapangan Korpri Pemkab Lamsel, Senin (15/4).

Baca :   Tim Tekab 308 Bergerak, Kawanan Pencuri Sapi di Mesuji Ditangkap

Untuk TPS rawan kericuhan, Syarhan mengakui sudah mengantongi titik-titiknya. Tetapi, ia enggan menjelaskan lebih rinci. ”Ada (TPS rawan ricuh). Tapi itu rahasia. Kami ingin pemilu berjalan aman dan damai. Tidak ada kericuhan. Kami juga sudah mengantisipasi dengan melakukan floating penempatan personel sesuai dengan tingkat kerawanan TPS,” tegasnya.

Sementara apel pergeseran pasukan diikuti ribuan personel gabungan Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan perlindungan masyarakat (Linmas). Apel dipimpin Kapolres Lamsel AKBP M. Syarhan, sekaligus pelepasan personel yang sudah ditugaskan pada masing-masing TPS.

Baca :   Ini Jadwal Pembayaran Gaji 13 PNS Lamsel

Sebagai anggota pengamanan dalam pemilu, Syarhan meminta petugas merangkul dan bekerjasama dengan seluruh elemen masyarakat. Khususnya dalam penekanan kesiapan fisik dan mental, SOP pengamanan, koordinasi antar polsek dan polres untuk mengetahui kondisi masing-masing wilayah. (rnd/ais)

 

 

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini