oleh

24.887 Surat Suara Pemilih Bandarlampung Dibakar

radarlampung.co.id – KPU Bandarlampung memusnahkan 24.887 surat suara rusak dan berlebih di Halaman Sekretariat KPU setempat, Selasa (16/4).

Dalam pemusnahan dengan cara dibakar tersebut, setidaknya ada 3.989 lembar surat suara rusak. Dengan rincian capres cawapres 369 lembar, DPR RI 812 lembar, DPD RI 399 lembar, DPRD Provinsi dapil Lampung 1 sebanyak 2.087 lembar.

Kemudian untuk surat suara DPRD Bandarlampung dapil 1 sebanyak 25 lembar, dapil 2 (43 lembar), dapil 3 (44 lembar), dapil Bandarlampung 4 (47 lembar), dapil 5 (136 lembar) dan dapil 6 (27 lembar). Sementara surat suara berlebih juga turut dimusnahkan, total sebanyak 20.898 lembar.

Dengan rincian surat suara capres cawapres 2.494 lembar, DPR RI 4.044 lembar, DPD RI 2.589 lembar, DPRD Provinsi dapil Lampung 1 Bandarlampung 5.030 lembar dan DPRD Bandarlampung sebanyak 6.741 lembar.

Pemusnahan ini dimuat Berita acara Nomor 354/BA/02/1871/KPU-Kot/IV/2019 tentang pemusnahan surat suara Pemilu 2019 yang disaksikan KPU Bandarlampung, Bawaslu Bandarlampung, Banpol PP, Kesbangpol, Polresta Bandarlampung dan Kodim 0410/Bandarlampung.

Ketua KPU Bandarlampung Fauzi Heri menjelaskan, pemusnahan ini hasil sortir dan pelipatan surat suara yang melibatkan banyak petugas. “Iya ini hasil sortir dari petugas kita yang ternyata banyak ditemukan rusak, kemudian disisihkan untuk yang rusak dan kami musnahkan. Selain itu, surat suara yang berlebih juga kami musnahkan,” sebut Fauzi.

Menurur Fauzi untuk kerusakannya beragam, mulai bercak, robek, dan hasil cetak yang kurang terang dan lainnya. Dengan begitu KPU Bandarlampung juga berharap surat suara yang telah selesai dan dimusnahkan jumlahnya sudah cukup.

“Iya mohon doanya (logistik yang aman), yang jelas kan kami menggunakan banyak sumber daya namun kan manusia tempat salah dan lupa. Namun kaminhanya bisa berdoa semua yang kami dalam distribusi dan packing dalam kondisi baik dan lengkap,” tambah Fauzi.

Ditambahkan Anggota Bawaslu Bandarlampung Gistiawan mengatakan dalam pengawasan logistik mulai pencetakan dengan hadir ke lokasi, pengawasan pelipatan hingga distribusi.

“Iya terakhir distribusi logistik KPU ke PPK, dan hari ini PPK ke TPS, stakeholder kita dari Panwascam, PPL dan PTPS sudah berada di logistik di tempat,” sebut Gistiawan. (rma/kyd)

Komentar

Rekomendasi