oleh

Empat Negara Sasaran Baru Ekspor Lampung

Radarlampung.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) provinsi Lampung menyatakan adanya penurunan nilai ekspor provinsi Lampung, pada sejumlah komuditi di bulan Maret 2019.

Hal ini juga diakui Kepala Dinas Pedagangan provinsi Lampung, Satria Alam. Dirinya mengaku nilai ekspor provinsi Lampung memang mengalami penurunan sejak bulan Januari-Maret 2019.

“Sepertinya itu lantaran pemerintah kita, sedang fokus dengan Pileg dan Pilpres. Mudah-mudahan setelah pemilu selesai, ekspor Lampung bisa kembali baik,” katanya kepada Radarlampung.co.id, Selasa (16/4).

Menurutnya, penurunan niai ekspor tersebut imbas dari perang dagang antara Amerika dan Tiongkok sehingga memberikan pengaruh pada perdagangan luar negeri.

Untuk itu, sabungnya, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Luar Negeri juga telah berupaya untuk mencari negara-negara non-tradisional sebagai tujuan ekspor baru.

Adapun negara yang menjadi tujuan ekspor baru ke benua Asia dan Afrika seperti, Korea Selatan, Pakistan, India dan Afrika. Untuk komuditinya disesuaikan dengan kebutuhan di daerah masing-masing.

“Jadi antara satu daerah dengan yang lain tentu punya kebutuhan yang berbeda. Kalau kita di Lampung mungkin seperti minyak nabati, batubara, bubur kayu, minyak hewan, biji-bijian, dan rempah-rempah,” tambahnya.

Selain itu, untuk saat ini pemerintah juga masih berupaya untuk menekan ekspor komuditi karet. Hal ini dilakukan dengan harapan dapat menaikan harga komuditi tersebut dikemudian hari.

“Sesuai dengan hukum ekonomi, semakin banyak barang makan akan semakin murah harga. Nah harapan kita kalau kita tekan saat ini, kompak dengan Vietnam dan Malaysia, maka harga itu akan naik nanti,” pungkasnya. (Ega/kyd)

Komentar

Rekomendasi