Berita Utama Publik Heboh Skandal Mesum Pegawai Kemenag

Publik Heboh Skandal Mesum Pegawai Kemenag

ILUSTRASI: Sebelumnya diketahui beredar foto dan video mesum antara laki-laki dan perempuan. Belakangan sosok perempuan itu diketahui merupakan pegawai dari Kemenag Sleman. (dok. JawaPos.com)

RADARLAMPUNG.CO.ID – Skandal mesum melibatkan pegawai dari Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ). Saat ini sanksi yang diberikan terkait beredarnya foto dan video mesum antara laki-laki dan perempuan itu menunggu dari Kementerian Agama Pusat.

Belakangan sosok perempuan diketahui merupakan pegawai dari Kemenag Sleman. ”Yang menjatuhkan sanksi dari Inspektorat Jenderal. Itu sudah agak lama kami laporkan. Kami menunggu saja, yang jelas kewajiban kami menyampaikan laporan,” kata Kakanwil Kemenag DIJ, Edhi Gunawan, Senin (15/4), sebagaimana dilansir JawaPos.com.

Diakuinya memang video dan foto yang beredar baru-baru ini salah seorangnya merupakan pegawai dari Kemenag Sleman. Peristiwa itu terjadi pada akhir 2018 silam, dan telah dilakukan pemeriksaan. “Itu sudah kasus lama, kami perintahkan Sleman untuk membuat berita acara,” ucapnya.

Kakanwil Kemenag DIJ, Edhi Gunawan. (Ridho Hidayat/JawaPos.com)

Perempuan yang dalam video mesum itu, lanjutnya, saat ini juga masih aktif bekerja. Sambil menunggu sanksi apa yang akan dijatuhkan nanti. “Masih aktif. Kami kan institusi vertikal, jadi tidak bisa kemudian mengeksekusi sendiri,” ucapnya.

Hal yang sama juga dikatakan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sleman, Sa’ban Nuroni. Dikatakannya perempuan yang bersangkutan saat ini masih aktif menjadi pegawainya. “Yang berhak menjatuhkan sanksi itu (Kementerian Agama) pusat,” katanya.

Ia mengaku cukup prihatin atas kasus yang dialami oleh salah seorang pegawainya. Untuk mengantisipasi agar tak terulang, pihaknya pun berupaya lebih dalam pembinaan. “Kami melakukan pembinaan kepada seluruh pegawai. Kami kuatkan akidah dan mental pegawai, yang bisa kami lakukan seperti itu,” ucapnya.

 

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini