Politika Partisipasi Pemilih Pilpres Lebih Tinggi Dibanding Pileg

Partisipasi Pemilih Pilpres Lebih Tinggi Dibanding Pileg

Direktur Eksekutif Rakata Institute Eko Kuswanto. Foto Rima Mareta/radarlampung.co.id

Radarlampung.co.id – Lembaga Survei Rakata Institute memprediksi partisipasi pemilih dalam Pemilu 2019 di Lampung melampaui target secara nasional sebesar 77,5%.

Hal ini disampaikan Direktur Eksekutif Rakata Institute Eko Kuswanto disela rilis hasil quick count yang digelar di Ballroom Hotel Horison Bandarlampung, Rabu (17/4).

”Antusiasme masyarakat untuk mengikuti Pilpres lebih tinggi dibanding pemilihan lainnya, DPD dan DPR. Ini menunjukan semacam gairah besar dalam kompetisi Pilpres, ini menurut saya baik menarik membuat semua orang untuk berpartisipasi,” kata Eko.

Hal ini memang berbeda dari prediksi Rakata, yang awalnya memprediksi untuk keikutpesertaan Pemilih di Pilpres sebesar 75%. Namun sampai berita ini diketik, pukul 17.38 WIB berdasarkan data Rakata Instutute partisipasi mencapai 83% dari 60% data masuk.

”Ya kemungkinan untuk pemilihan lainnya disekitar angka 75 persen untuk di Lampung. Namun bisa saja tembus diangka 80 persen. Artinya di Lampung masyarakat cukup bergairah untuk mengikuti Pemilu 2019,” tambahnya.

Sementara persoalan pemilihan selain pilpres yang tidak menyamai tingkat partisipasi Pilpres, menurut Eko bisa saja disebabkan oleh kerumitan pemilihan. Bayangkan saja memang untuk Pemilu tingkat DPR, DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten/kota dengan jumlah parpol yang banyak, caleg yang juga banyak, termasu surat suara yang lebar.

”Jadi kelihatannya karena kerumitan, capres itu lebih simple hanya dua paslon sehingga partisipasi tinggi. DPD hanya 25 calon, membuat partisipasi pemilih menurun sedikit. Untuk pemilu legislatif saya pikir akan turun lagi karena kerumitannya cukup tinggi. Tapi secara umum baik karena telah berada diatas angka nasional target 77,5 persen,” tandasnya. (rma/kyd)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini