oleh

Ini Banjir Terparah di Padangcermin

radarlampung.co.id – Banjir yang terjadi di Kecamatan Padangcermin, Pesawaran disebabkan air laut pasang dan luapan sungai Way Ratai. Sepuluh desa terendam dan satu orang tewas.

“Air laut juga pasang. Memang sejak semalam (Jumat, 19/4), hujan tidak berhenti. Dari jam 01.30 WIB, air (laut) sudah naik,” kata Iwan, salah seorang warga Desa Padangcermin, Sabtu (20/4).

Menurut dia, Kecamatan Padangcermin menjadi langganan banjir setiap tahun. Jika dibanding banjir pada 2017 lalu, peristiwa kali ini lebih parah. Di mana, ketinggian air yang memasuki rumah warga mencapai dua meter.

“Termasuk yang paling parah banjir kali ini jika dibanding banjir pada 2017 lalu,” ucapnya.

Untuk itu pihaknya berharap agar pemerintah dapat memberikan solusi terhadap banjir yang kerap melanda Padangcermin. Seperti upaya pembuatan tanggul di sungai Way Ratai dan normalisasi. Selain itu pihaknya berharap terdapat dapur umum dan posko kesehatan

“Kalau bisa, sungainya ditanggul. Sebab tanggul sudah jebol,” ujarnya. (ozi/ais)    

Komentar

Rekomendasi