Wisata Yuk, Wisata Sambil Belajar di Rumah Strawberry dan Taman Kelinci!

Yuk, Wisata Sambil Belajar di Rumah Strawberry dan Taman Kelinci!

FOTO MELIDA ROHLITA/RADARLAMPUNG.CO.ID

DI Kota Tapis Berseri, Anda dan keluarga bisa berwisata sembari belajar. Salah satunya eduwisata Rumah Strawberry dan Taman Kelinci yang ada di Kedaung, Kemiling, Bandarlampung.

Destinasi wisata ini menerapkan konsep kreatif yang menggabungkan banyaknya informasi serta pemanfaatan lahan sempit. Di mana, lahan 1.200 meter persegi disulap menjadi perkebunan hidroponik strawberry mini.

Disini terdapat berbagai tanaman hidroponik seperti Pakcoy, Sawi, Selada, Daun Mint dan lainnya. Pengunjung juga bisa mendapatkan informasi mulai dari cara menanam, perawatan hingga panen. Dan pengelola juga  menyediakan sayuran yang bisa dibeli pengunjung.

Sedangkan di Taman kelinci, ada berbagai jenis kelinci. Seperti Anggora, Holland Lop, Lion Head, Fuji Lop, Nederland Drwaff. Semuanya boleh dipegang serta disayangi. Kecuali yang berada di kandang besi. Sebab kelinci-kelinci tersebut sedang masa karantina.

Baca :   Berburu Spot Instagramable di Villa Gardenia

Untuk menuju tempat itu, pengunjung bisa menempuh perjalanan dari pusat kota Bandarlampung sekitar 30 menit. Adapun biaya masuk Rp 7 ribu per orang, sedangkan untuk rombongan pelajar dikenakan Rp 10 ribu dan gratis untuk guru.

”Setiap tiket masuk berhak mendapatkan wortel yang bisa digunakan untuk memberi makan ratusan kelinci,” ungkap Owner Rumah Strawberry dan Taman Klinci, Hendro Irmawan

Biasaya, lanjut dia, selain dikunjungi keluarga saat akhir pekan, lokasi wisata ini juga ramai pengunjung saat hari libur. Sekarang, lokasi eduwisata ini juga jadi tempat favorit bagi siswa yang study tour.

Satu hal lagi yang tidak boleh dilewatkan jika datang ke tempat ini. Yaitu berselfie bersama kelinci yang lucu dan berswafoto dengan latar tanaman hidponik yang warnanya sangat instagramable.

Hendro Irmawan mengaku taman tersebut dibuka karena dirinya menyukai tanaman. ’’Saya suka menanam. Karena di sini lahannya tidak banyak, jadi saya gunakan metode hidroponik. Tapi ternyata banyak yang datang kemari untuk selfie. Makanya dibuka eduwisata ini. Ke depan, Insya Allah kami tambah lahannya agar bisa memuat banyak. Sebab kalau liburan bisa sampai 2.000 pengunjung yang datang,” ungkapnya. (mel/nui)

Baca :   Berburu Spot Instagramable di Villa Gardenia

 

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini