Lampung Raya BPOM : Ada Toko Kelontong Juga Jualan Obat

BPOM : Ada Toko Kelontong Juga Jualan Obat

Jajaran BPOM dan Pemkab Pringsewu menyita obat-obatan berbahaya di Pringsewu. Foto Humas Pemkab Pringsewu.

radarlampung.co.id-Badan Pengawasan Obat dan Makanan (Badan POM) Bandar Lampung dan tim Pemkab Pringsewu menemukan adanya penjualan obat-obatan di tempat yang tak semestinya, Minggu (21/4).

Hal tersebut diungkap Kepala Badan POM Bandar Lampung Dra.Hj.Syamsuliani, Apt., M.M., saat mengecek makanan di Wisata Kuliner Nggruput, di komplek perkantoran Pemkab Pringsewu Minggu (21/4).

“Diperlukan pengawasan terhadap produk yang dijual oleh para pedagang apakah aman atau tidak untuk dikonsumsi,” ujarnya.

Baca :   Selamat, Wakil Lampung Jadi Penyuluh Agama Islam Teladan Tingkat Nasional

Bersama tim pemkab yang di pimpin Wabup Pringsewu H. Fauzi , Kadiskes Purhadi, kadis Koperindag Maskur juga menemukan obat tradisionil yang berbahaya bila di konsumsi.

Selain itu juga obat-obatan yang di jual di toko yang tak semestinya. Dimana obat-obatan juga di jual di toko kelontong. Kemudian sejumlah obat-obatan itu oleh tim di bawa untuk di amankan.

Baca :   Pasal Sampah, Warga Pringsewu Utara Tewas Dianiaya

“Ini menjadi perhatian kita. Seharusnya pemilik toko dapat mematuhi aturan yakni obat ya di jual di toko obat bukan di toko kelontongan. Kasihan masyarakat bila salah membeli obat,” ungkap H. Fauzi.

Selain membawa obat obatan yang berbahaya, tim juga menyatakan pedagang obat akan dibina. (sag/wdi)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini