Pemilu 2019 Gagal Menangkan Caleg, Ketua RT Terancam Pecat

Gagal Menangkan Caleg, Ketua RT Terancam Pecat

Sutrisno (80) Ketua RT 04 LK II Kelurahan Rajabasa, Rajabasa yang terancam dipecat usai dianggap lurah gagal memenangkan salah satu caleg dilingkungannya. FOTO RIMA/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sutrisno (80), Ketua RT 04/Lingkungan 02 Kelurahan Rajabasa, Kecamatan Rajabasa tampaknya turut menelan pahit pada pelaksanaan Pemilu 2019 ini. Karena salah satu caleg yang hanya mendapatkan satu suara, ancaman dipecat datang padanya.

Hal ini diungkapkan Sutrisno yang ditemui di rumahnya di gang Tugu Ratu, Rajabasa, Bandarlampung. ”Jadi waktu saya mengantarkan kotak suara ke kelurahan (18/4), disana langsung marah (Lurah Rajabasa Deki Elman Soni), kok hasilnya cuma segini, nggak bisa kerja,” cerita Sutrisno.

Menurutnya, hal ini dikarenakan salah satu caleg hanya mendapatkan 1 suara di TPS 05, Kelurahan Rajabasa Induk, Rajabasa Bandarlampung. Padahal menurutnya, selama ini dirinya merasa telah maksimal dalam mengupayakan kemenangan salah satu caleg tersebut.

Yang ditekankan oleh Sutrisno dirinya tak bisa memaksa pilihan warganya.

”Saya jawab saya nggak bisa maksa orang, warga sudah kita bantu. Kalau boleh ditanya, saya sudah lebih 10 kali keliling ke warga untuk mnengajak pilih caleg ini. Kan maunya minta tolong, kalau hari H begini saya tidak bisa memaksa,” tambahnya.

Persoalan ancaman mundur, Sutrisno justru tak memasalahkannya. Dirinya yang telah menjabat sebagai ketua RT setempat selama 10 tahun ini bahkan telah mengumpulkan warganya untuk menjelaskan ihwal dirinya yang terancam dipecat.

”Kalau mundur ya saya siap kapan saja, dan saya yang mengangkat menjadi RT ya masyarakat selama 10 tahun. Pertama saya dengar (mau diberhentikan) saya langsung mau pamitan rencananya, bahwa intinya saya siap (berhenti). Walau secara tertulis belum,” kata dia.

“Tapi semlam saya kumpulin masyarakat, namun masyarakat tetap mau (saya jadi RT) karena masalah saya kan bukan persoalan korupsi, atau bangkang perintah. Ini kan kepentingan pribadi, makanya warga tidak suka jadi warga masih tetap ingin saya di sini,” tambahnya.

Sementara Lurah Rajabasa Induk, Rajabasa Bandarlampung Deki Elman Soni yang dikonfirmasi melalui ponselnya Minggu (21/4) malam membantah hal ini. Deki menilai dirinya ingin adanya pembaharuan karena Sutrisno sudah terlalu berumur.

”(soal pemecatan) Nggak lah, kan masa jabatannya uda mau habis awal Mei. Wacana saya ya pembahauran, kan sudah manula, ya untuk itu saya usul anak mantunya yang jadi RT, generasi penerus dia bukan orang lain. Bukan soal caleg,” sebut Deki.

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini