Berita Utama Asap Muncul di Ruang Alamanda, Pengunjung RSUDAM Berhamburan Keluar Gedung

Asap Muncul di Ruang Alamanda, Pengunjung RSUDAM Berhamburan Keluar Gedung

Pasien dan pengunjung RSUDAM dievakuasi saat terdeteksi asap dari ruang Alamanda RSUDAM, Senin (22/4). Foto Melida Rohlita/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id-Ratusan pengunjung dan pegawai Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) berhamburan keluar gedung, Senin (22/4) siang. Pemicunya, kepulan asap yang tiba-tiba muncul dari arah ruangan Alamanda RSUDAM.

Eti (35) salah satu pengunjung RSUDAM mengaku terkejut saat melihat kepulan asap muncul dari sudut sebuah lift. Tepatnya di Lantai satu Gedung Alamanda,

“Kan saya lagi duduk depan pintu ruang Putri Betik Hati di Alamanda sini. Tapi kok ada asap mengepul begitu ? Nggak ada apinya, Jadi saya ajak aja suami saya keluar dari ruangan,” katanya kepada radarlampung.co.id, di lokasi kejadian.

Baca :   Tak Ada Korban Dalam Kebakaran Kantor Bupati

Menurutnya, pihak RSUDAM membunyikan sirene darurat. Seluruh pasien langsung dievakuasi petugas ke ruang IGD.

“Ada kebakaran, tapi jangan panik ya bu, kita keluar pelan-pelan, kita ke IGD, tapi saya hanya menunggu di bangku soalnya suami saya bilang ga kuat,” ujar nya menirukan.

Namun tidak lama asap tersebut sudah berhasil dipadamkan oleh petugas enginering dengan racun api.”Sudah dimatiin pakai semprotan api tadi saya hitung ada 11 tabung,” ungkapnya.

bersih bersih : Sejumlah petugas saat melakukan bersih bersih usai kebakaran di ruang panel lantai 1 Al- Amanda RSUDAM, Bandarlampung, Senin (22/4). FOTO M. Tegar Mujahid/ Radarlampung.co.id

Kabag Humas RSUDAM Akhmad Safri membenarkan adanya kepulan asap di ruang perawatan anak Alamanda itu. “Sempat ada tapi sekarang sudah aman, itu panel listrik konsleting akibat arus pendek,” ungkapnya.

Baca :   Alhamdulillah, Api Berhasil Dipadamkan

Menurutnya, tidak ada korban atas kejadian tersebut. “Iya tadi karena panik pasien pada keluar semua, dan ada yang kita ungsikan tapi sekarang udah balik lagi ke ruangan semula,” katanya.

Berdasarkan pantauan radarlampung.co.id, Senin (22/4) siang, kepulan asap sudah tidak terlihat lagi. Namun, bau kabel yang terbakar masih tercium menyengat. Sehingga banyak pengunjung yang menggunakan masker. Terlihat juga petugas medis ataupun pasien mendorong pasien menuju kamar semula. (mel/wdi)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini