Ekonomi Bisnis Klaim Lebih Aman, PLN Dorong Warga Pakai Kompor Induksi

Klaim Lebih Aman, PLN Dorong Warga Pakai Kompor Induksi

GM PT PLN (Persero) UID Lampung, Pandapotan Manurung (tengah, baju putih) saat melakukan demo masak dalam lomba masak di Novotel Lampung, Senin (22/4). Foto Elga Puranti/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id – PLN mencatat, penggunaan listrik masyarakat Indonesia masih sekitar 1000 kWh, per tahun 2019. Jumlah ini masih kalah jika dibandingkan dengan negera Vietnam yang tercacat sebesar 1500 kWh dan Malaysia sebesar 4000 kWh.

Padahal, General Manager (GM) PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung, Pandapotan Manurung mengatakan, tingkat kemajuan negara sendiri diukur dari seberapa besar masyarakat dalam menggunakan listrik.

Hal tersebut, diungkapkan Pandapotan dalam acara lomba memasak dengan kompor induksi, yang diselenggarakan PT PLN UID Lampung di Paradise Hall Hotel Novotel Lampung, Senin (22/4).

“Jadi memang sudah harus cendrung menggunakan (kompor induksi, Red) listrik. Kalau orang tinggal di apartemen saja pasti sudah menggunakan (kompor induksi, Red) listrik, tidak ada lagi pakai LPG,” tutur Pandapotan, Senin (22/4).

Dia melanjutkan, selain untuk memeringati hari Kartini, kegiatan lomba memasak tersebut juga digelar untuk memberikan edukasi pada pelangga, khususnya ibu-ibu, tentang menggunakan alat masak atau memasak yang bersih dan tetap cantik.

“Selain itu, kompor induksi juga menggunakan green energy karena itu kan pakai listrik. Di samping itu juga memang lebih aman karena ada pengaman listriknya dan di rumah sudah ada beberapa. Jadi ngga takut ketinggalan gosong, bahaya kebakaran, atau pun takut kesetrum,” tambahnya.

Meski diakui Pandapotan, daya yang digunakan untuk kompor listrik cukup besar. Karenanya, PLN juga memberikan promo menarik bagi konsumen yang menggunakan kompor induski. Yakni diskon 50 persen untuk tambah daya yang berlaku sampai akhir April 2019.

Kemudian, dengan menunjukan kuitansi pembelian kompor listrik, konsumen bisa mendapatkan diskon sebesar 75 persen. Promo ini berlaku hingga akhir Desember 2019.

Pandapotan menambahkan, penggunaan kompor induksi juga dapat mengurangi penggunaan LPG yang sebenarnya masih disubsidi oleh pemerintah pusat. “Jadi selain lebih aman, mudah, dan bersih, dengan menggunakan kompor induksi masyarakat juga bisa mengurangi penggunaan LPG,” pungkasnya. (ega/wdi)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini