Bandarlampung Selain RSJ, Dissos Juga Berdayakan Panti untuk Tampung Orgil

Selain RSJ, Dissos Juga Berdayakan Panti untuk Tampung Orgil

Salah satu orang gila yang terlibat berkeliaran di Kecamatan Kotaagung, Tanggamus. Dalam waktu dekat, Dinas Sosial setempat akan merehabilitasi orgil. FOTO EDI HERLIANSYAH/RADARLAMPUNG.CO.ID
Salah satu orang gila yang terlibat berkeliaran di Kecamatan Kotaagung, Tanggamus. Dalam waktu dekat, Dinas Sosial setempat akan merehabilitasi orgil. FOTO EDI HERLIANSYAH/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Saat ini masih sering dijumpai orang dengan ganguan jiwa beliaran di jalanan. Tak jarang keberadaan mereka kerap meresahkan warga sekitar maupun warga yang sedang melintas.

Seperti seorang wanita yang suka berteriak mengatur jalan di pertigaan Jl. Emir M. Noer – Jl. Basuki Rahman. Lemudian seorang pria yang sering berkeliling di seputar Jl. Z.A. Pagar Alam hingga Jl. Sukardi Hamdani yang kerap memungut makanan dari tempat sampah.

Kepada Dinas Sosial (Dissos) Bandarlampung Tole Dailami menuturkan, guna penanganan tersebut pihakmua bekerjasama dengan Banpol PP.

“Nantinya Banpol PP akan menyerahkan ke  Dinsos, dari sana Dinsos akan membawanya ke panti,” ujarnya, Selasa (23/4).

Menurut Tole, selama ini para pengidap gangguan jiwa dibawa ke panti Aulia Rahman yang terletak di Kemiling untuk penanganan. “Kita bawa ke RSJ kalau bisa nampung, kalau gak bisa ya kita bawa ke panti Aulia Rahman,” terangnya.

Penangan sendiri akan berlangsung sekitar 3-4 bulan, sebelum dikembalikan kepada keluarga. “Kalau yang ada keluarga kita pulangkan, namun kalau yang gak punya keluarga dilatih oleh panti,” ungkapnya seraya menuturkan kebanyakan dari mereka berasal dari luar kota.

Disinggung anggaran setiap tahunnya untuk penanganan orang dengan gangguan jiwa, menurutnya Dinsos menganggarkan sebesar Rp200 juta. “Yang nanggung biaya di panti, ya Dinsos juga,” ucapnya. (pip/sur) 

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini