Lampung Raya Tangani Bencana, Dinas PUPR Pesawaran Bentuk UPT Alat Berat

Tangani Bencana, Dinas PUPR Pesawaran Bentuk UPT Alat Berat

radarlampung.co.id – Dinas PUPR Pesawaran mengharapkan penambahan alat berat. Minimnya sarana pendukung dikhawatirkan menghambat proses rekonstruksi pascabencana yang kemungkinan terjadi.

”Memang, alat berat kita harus ditambah. Harus ada yang posisinya stand by pada titik-titik rawan bencana. Baik banjir maupun longsor,” kata Kepala Dinas PUPR Pesawaran Zainal Fikri, Selasa (23/4).

Menurut dia, untuk daerah rawan bencana akan dibentuk unit pelaksana teknis (UPT) alat berat. Seperti di Kecamatan Padangcermin-Wayratai, Margapunduh-Punduhpedada dan Kecamatan Waylima-Kedondong.

Baca :   Antisipasi Gangguan Keamanan, Lapas Kotaagung Minta Bantuan Kodim dan Polres Tanggamus

”UPT ini akan menyiagakan alat berat. Ketika ada bencana, penanganannya bisa lebih cepat. Paling tidak kita butuh tiga alat berat. Sementara alat yang ada saat ini sudah tua dan dalam proses perbaikan,” ujarnya.

Dilanjutkan, sejumlah infrastruktur yang menjadi kewenangan provinsi seperti jalan akan segera dikoordinasikan dengan Dinas PU Lampung. ”Ada beberapa infrastruktur yang sudah kita sampaikan, tapi belum ada tindak lanjut. Hari ini kita akan berkirim surat ke provinsi,” tegasnya.

Baca :   Untuk Infrastruktur, Kecamatan Gisting Dapat Rp12 M

Lebih jauh Fikri mengatakan, selain penambahan alat berat, anggaran untuk tanggap darurat bencana hendaknya dapat ditambah. Untuk itu dukungan dari legislatif juga sangat dibutuhkan.

”Anggaran yang dialokasikan untuk itu (tanggap darurat, Red) belum signifikan. Akibatnya penanganan pascabanjir tidak komprehensif. Kita butuh dukungan legislatif untuk mengalokasikan anggaran. Baik tanggap darurat pascabencana dan anggaran untuk jangka panjang,” paparnya. (ozi/ais)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini