Lampung Raya Dewi Handajani: Pekon Datarajan Layak Wakili Lampung ke Nasional

Dewi Handajani: Pekon Datarajan Layak Wakili Lampung ke Nasional

Kepala Dinas PMD Lampung Yuda Setiawan bersama Bupati Tanggamus Dewi Handajani dan Wakil Bupati AM. Syafi’i tiba di lapangan Datarajan, lokasi penilaian lomba pekon tingkat provinsi, Rabu (24/4). FOTO RIO ALDIPO/RADARLAMPUNG.CO.ID
Kepala Dinas PMD Lampung Yuda Setiawan bersama Bupati Tanggamus Dewi Handajani dan Wakil Bupati AM. Syafi’i tiba di lapangan Datarajan, lokasi penilaian lomba pekon tingkat provinsi, Rabu (24/4). FOTO RIO ALDIPO/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Tim penilai lomba desa tingkat provinsi mengunjungi Pekon Datarajan, Kecamatan Ulubelu, Tanggamus, Rabu (24/4). Rombongan dipimpin Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Lampung Yuda Setiawan dan disambut Bupati Dewi Handajani, Wakil Bupati AM. Syafi’i, Kepala Dinas PMD Tanggamus Idham Khalid, Ketua TP PKK Tanggamus Sri Nilawati, Camat Ulubelu Yosa Sumbala, Kepala Pekon Datarajan Sodri dan masyarakat.

Kepala Dinas PMD Tanggamus Idham Khalid mengatakan, Pekon Datarajan memiliki semua aspek sehingga layak mengikuti lomba pekon tingkat provinsi. Pekon itu juga dinilai layak menjadi juara satu hingga bisa mewakili Lampung ke tingkat nasional.

Baca :   Dari Rakernas Apkasi, Bupati Tanggamus Komitmen Peningkatan Pelayanan Publik

“Datarajan satu-satunya pekon di Ulubelu yang mempunyai Bank Sampah. Harapannya, bisa terpilih sebagai nominasi lomba pada ajang berikutnya,” kata Idham.

Bupati Dewi Handajani mengatakan, Pekon Datarajan siap mewakili Lampung ke tingkat nasional. Terlebih, segala aspek ada di pekon tersebut. ”Sudah sepantasnya Datarajan menjadi wakil Lampung. Kami beserta jajaran OPD, kecamatan, pekon dan PKK siap mendukung penuh. Utamanya dalam hal pembinaan. Ini tidak terlepas dari dukungan luar biasa masyarakat,” tegas Dewi.

Baca :   Rekrutmen CPNS, BKPSDM Tanggamus Tunggu Informasi Pusat

Sementara Kepala Dinas PMD Lampung yang juga ketua tim penilai lomba mengatakan, penilaian mengacu Permendagri Nomor 81/2018 tentang Evaluasi Desa dan Kelurahan. Ada tiga katagori, meliputi bidang pemerintahan, kemasyarakatan dan kewilayahan.

“Total ada 69 indikator penilaian. Di antaranya posyandu, administrasi pekon, PKK, perpustakaan pekon, BUMDes, PAUD, inovasi pekon dan pelayanan publik berbasis online. Saat ini tim penilai sedang bekerja diseluruh Lampung. Nanti setelah dinilai, kami melakukan pleno untuk memilih enam desa terbaik. Selanjutnya dipilih juara 1 sampai3,” papar Yuda. (ral/ehl/ais)

 

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini