Hukum Kriminal Maling Bobol Alfamart : Brankas Isi Uang Ditinggal, CCTV Digondol

Maling Bobol Alfamart : Brankas Isi Uang Ditinggal, CCTV Digondol

Koordinator Alfamart Area Lamteng menunjukkan brankas yang tidak berhasil dibawa kabur pencuri. Foto Syaiful Mahrum/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id- Minimarket Alfamart di pinggir jalan lintas Sumatera, Kelurahan Panggungan, Kecamatan Gunungsugih, Lampung Tengah, dibobol pencuri. Kejadian ini diketahui, Rabu (24/4) sekitar pukul 06.52 WIB.

Menurut Zais Akbari (26), asisten kepala toko, dirinya datang ke toko sekitar pukul 06.52 WIB. “Saya datang ke toko sekitar pukul 06.52 WIB. Saya kaget melihat brankas ada di depan pintu dan gembok rolling door sudah nggak ada. Pintu rolling door juga terbuka. Saya masuk ke dalam toko, sejumlah barang berupa rokok, susu, kosmetik, dan lainnya habis dibawa pencuri. Saya panik langsung lapor kepada bos,” katanya.

Warga Kampung Mojopahit, Kecamatan Punggur, ini menuturkan CCTV di dekat brankas yang terletak di gudang turut raib. “Peralatan CCTV di dekat brankas juga hilang,” ujarnya.

Koordinator Area Alfamart Lamteng Sofyansyah menyatakan dirinya mendapat laporan dari kepala toko. “Saya yang pertama menerima laporan dari kepala toko. Saya langsung datang ke sini dan melaporkan kejadian ini ke polisi. Polisi juga sudah datang ke sini untuk melakukan olah TKP. Perkiraan pelaku lebih dari tiga orang,” katanya di lokasi.

Baca :   Rumah Dinas Turut Jadi Sasaran Kawanan Pencuri

Terkait kerugian, Sofyansyah menyatakan masih dicek secara rinci. “Masih dicek secara rinci. Nilai barang yang jelas dibawa pencuri alat CCTV seperangkat yang baru tiga bulan dipasang senilai Rp13,8 juta dan sejumlah rokok senilai Rp15 juta. Kalau ditotal sekitar Rp25 jutaan,” ujarnya.

Peristiwa pembobolan toko, kata Sofyansyah, sudah tiga kalian sejak 2017. “Sudah tiga kalian kebobolan di sini sejak 2017. Terakhir April 2018. Kalau tahun ini di area Lamteng sudah dua kali. Yakni Alfamart di Wates dan di sini,” ungkapnya.

Baca :   Rumah Kosong Dijadikan Tempat Nyabu

Dalam menjaga keamanan toko, kata Sofyansyah, pihaknya akan meningkatkan kembali koordinasi keamananan dengan Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan para tokoh di sekitaran toko. “Kita pererat kembali koordinasi keamanan. Harapan kita, semoga pelaku segera tertangkap,” katanya.

Terkait brankas yang tidak dibawa kabur pencuri, kata Sofyansyah, beratnya 220 kg. “Berat brankas ini 220 kg. Butuh tujuh orangan untuk mengangkatnya. Alhamdulillah uang dalam brankas aman. Belum kita cek jumlahnya,” ungkapnya.

Sementara Fitri (35), warga yang tinggal di samping Alfamart, menyatakan seperti biasa sekitar pukul 23.00 WIB mendengar petugas menutup toko. “Kalau denger toko tutup hampir setiap malam sekitar pukul 23.00 WIB. Tapi, semalam tidak mendengar apa-apa. Tahunya tadi pagi lihat brankas ada di depan toko,” tuturnya. (sya/wdi)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini