oleh

Ini Jalan di Airabang, Kalau Hujan Becek, Kemarau Berdebu

radarlampung.co.id – Kondisi jalan di Pekon Airabang, Kecamatan Ulubelu, Tanggamus semakin parah. Bahkan jalur tersebut sulit dilalui saat hujan.

Hal ini mendapat perhatian anggota DPRD Tanggamus. Anggota Komisi III Ahmadiyan menyatakan prihatin dengan sejumlah ruas jalan di Ulubelu, yang masih berupa tanah. Termasuk infrastruktur di Pekon Airabang.

Menurut dia, sudah semestinya pemerintah memperhatikan kondisi jalan tersebut. Terlebih, jalur itu adalah akses vital bagi warga, karena merupakan jalan lintas kabupaten.

“Saya belum tahu, jalan yang di Airabang itu status pembangunannya wewenang provinsi atau kabupaten. Namun, baik pemerintah kabupaten ataupun provinsi semestinya memperhatikannya. Apalagi jalan itu merupakan akses vital bagi warga,” kata Ahmadiyan.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan menyampaikan aspirasi warga di Pekon Airabang dan mengkoordinasikannya dengan satuan kerja terkait di Pemkab Tanggamus.

“Nanti kita koordinasi dulu dengan Dinas Pekerjaan Umum. Apakah itu punya kabupaten atau provinsi. Tentunya saya juga berharap agar jalan tersebut bisa diperbaiki, supaya transportasi warga bisa lebih lancar, sehingga perekonomian warga meningkat,” tegasnya.

Diketahui, ruas jalan lintas kabupaten di Pekon Airabang, Kecamatan Ulubelu, kondisinya cukup parah. Warga berharap peningkatan yang masih berupa jalan tanah.

Saat hujan, jalur tersebut menjadi becek. Sebaliknya ketika kemarau jalan itu berdebu. “Kalau musim hujan, jalan ini becek dan licin. Sehingga menyulitkan para pengguna jalan,” kata Kurdi salah seorang warga.

Menurut dia, kondisi jalan ini sudah terjadi sejak lama. Namun sampai saat ini belum juga ada peningkatan pembangunan dari pemerintah. “Jadi wajar kalau kondisi jalan lni semakin memprihatinkan,” imbuhnya.

Padahal, lanjut dia, jalan tersebut merupakan satu-satunya akses menuju pekon setempat. ‘Panjang jalannya sekitar 3,5 km. Ini merupakan satu-satunya jalan menuju Pekon Airabang. Melalui jalur inilah kami mengangkut hasil pertanian untuk dijual ke pasar,” ucapnya.

Kepala Pekon Airabang Sagiman membenarkan, warga mengharapkan pembangunan jalan menuju pekon. Sebab, jalan itu merupakan akses perekonomian masyarakat. (uji/ehl/ais)

Komentar

Rekomendasi