oleh

Korban Laka Beruntun Dikenal Humble dan Banyak Bergabung di Komunitas Sosial

RADARLAMPUNG.CO.ID – Kecelakaan beruntun di Jl. Emir M. Noer, Sumur Putri, Telukbetung Utara, Bandarlampung, Kamis (25/4) pagi, menewaskan satu pengemudi roda dua. Korban meninggal dunia atas nama Teguh Riadi.

Korban yang merupakan warga Komplek BI, Telukbetung Selatan, Bandarlampung hendak menuju sekolah anaknya, Amira, ke sebuah sekolah swasta di Palapa. Akibat kecelakaan itu, sang anak yang saat ini duduk di kelas 2 SD turut mengalami luka berat.

Penelusuran radarlampung.co.id, korban dikenal orang yang baik dan taat beribadah.

“Selama ini ana tau beliau orang yang pekerja keras dan memiliki ghiroh yang tinggi untuk agamanya. Banyak sekali ide-ide yang muncul dari pemikirannya untuk kemajuan islam ke depan,” ujar Rudi Nata, rekan korban yang kerap bertemu almarhum di lokasi pengajian.

“Sekarang beliau sedang sibuk di griya huffadz qur’an,” sambung Rudi.

Senada dikatakan Ryan Januar yang juga rekan almarhum. “Alhamdulillah beliau orangnya humble (merendah). Banyak bergabung di komunitas sosial yang sama dengan ane, seperti komunitas IIBF, TDA, Jamaah Al Hikmah, serta Baitul Quran,” beber Ryan yang menuturkan banyak belajar tentang transaksi ribawi dengan almarhum.

Untuk diketahui, tak sanggup menanjak, truk BE 9144 BK seketika menggilas Vario merah BE 3412 CB yang berada di belakangnya. Hingga satu pengendara tewas di tempat.

Saksi Sandra (35) mengaku saat kejadian dirinya sempat menolong Amira untuk diselamatkan karena mengalami luka di bagian paha kaki.

“Kejadian sekira jam 7 pagi. Saya dari bawah juga satu arah sama mereka, terus dengar suara braak, kemudian saya turun dari motor untuk nolongin anaknya, kondisi motor terseret mobil truk tersebut,” katanya.

Menurutnya, saat itu juga terdapat mobil Toyota Rush hitam B1543 TKR dan Pajero hitam BE 1693 BJ yang ikut terhantam oleh truk tersebut.

“Kondisinya dua mobil ikut kehantam, sedangkan motor keseret bersama yang bawa motor. Kondisi abinya (ayah) Amira saat itu sudah tidak bisa diselamatkan, sedangkan Amira sediri dibawa ke Rumah Sakit Bumi Waras tapi mau dirujuk ke RSUDAM,” ujarnya.

Kasat Lantas Polresta Bandarlampung Kompol S. Nanda Mega membenarkan bahwa ada satu korban tewas dalam peristiwa tersebut.”Benar, satu meninggal dunia dari laporan yang saya dapat dari petugas di lokasi, untuk supir masih kita cari,” tandasnya. (sur)

Komentar

Rekomendasi