oleh

PGAS Solution Siap Bersinergi

Radarlampung.co.id – PT Perusahaan Gas Negara (PGN), melalui berbagai anak perusahaannya terus berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat dan industri komersial, khususnya dalam pemanfaatan energi dari gas alam. Salah satunya, yakni PT PGAS Solution.

Sales Area Head PGN Lampung Mochammad Arief menjelaskan, salah satu anak perusahaan PGN ini bergerak di bidang Supporting Service PGAS Solution, dengan fokus di 4 bidang usaha.

Di antaranya meliputi, pengelolaan EPC konstruksi pipa dan stasiun gas, pengelolaan operasi dan pemeliharaan (O&M), pengelolaan engineering (survei dan penelitian teknis), serta pengelolaan trading (keagenan).

“Pada tahun 2016, pengelolaan engineering proyeknya dialihkan ke anak perusahaan SENA. Sebagai gantinya PGAS Solution membuat Pengelolaan Workshop dan Warehouse, yang sebelumnya merupakan bagian dari pengelolaan O&M, sebagai bidang usaha baru,” jelas Arief kepada Radarlampung.co.id, Kamis (25/4).

Sebagai Anak Perusahaan PGN yang bergerak di bidang usaha EPC, Operasi dan Pemeliharaan, Perdagangan, PGAS Solution menjalankan lini usahanya berdasarkan pengembangan infrastruktur gas PGN dan pengembangan infrastruktur eksternal di luar Grup PGN.

PGAS Solution membagi basis pengembangan dalam 3 kelompok. Yakni, Core Business yang merupakan bisnis utama PGAS Solution, sesuai dengan Akta Pendirian Perusahaan yang meliputi bidang jasa, perbengkelan, perdagangan, pembangunan dengan berfokus pada infrastruktur rantai bisnis gas bumi.

Kemudian, Adjacent Business yang merupakan bisnis pendukung dan masih berkaitan dengan bisnis utama, untuk mendukung peningkatan revenue perusahaan. Serta, Beyond Business, bisnis inti untuk mendukung peningkatan revenue perusahaan antara lain investasi kepemilikan aset, akuisisi perusahaan dan sebagainya.

“Untuk saat ini, PGAS Solusion memang masih melakukan sebatas pemeliharaan bagi pipa-pipa gas PGN. Namun kedepannya, PGAS Solution dan seluruh anak perusahaan PGN telah siap bersinergi bersama masyarakat, dunia industri, dan pemerintah,” pungkasnya. (Ega/kyd)



Baca :   PANGKAS BIAYA OPERASIONAL

Komentar

Rekomendasi