oleh

Wah, Ternyata Ada Dua Jalan Berganti Nama Guna Abadikan Jasa Mantan Wali Kota

RADARLAMPUNG.CO.ID – Bentuk penghargaan mantan wali kota yang dianggap telah banyak berjasa, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung tahun ini mengubah dua nama jalan yang ada di Kota Tapis Berseri.

Keduanya, yaitu Jl. Kamboja yang berganti nama menjadi nama Wali Kota Bandarlampung periode 1986 -1995, Nurdin Muhayat; dan Jl. Dokter Harun II, menjadi nama Wali Kota Bandarlampung periode 1976-1981, Fauzi Saleh.

Perubahan nama dilakukan dengan mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota, yang kemudian disosialisasikan aparat setempat, baik lurah maupun camat. Setelahnya kemudian dilakukan pemasangan nama baru, sehingga tidak ada masalah bagi masyarakat.

“Jadi di Surat Keputusan (SK) Wali Kota Bandarlampung terlebih dahulu, lalu dilakukan sosialisasi. Sekitar Maret kemarin nama jalan baru kita pasang,” ujar Kabag Pemerintahan Bandarlampung Hidayat Ismet, Kamis (25/4).

Ditanya alasan kenapa dua jalan tersebut yang diganti namanya, Hidayat beralasan lantaran keduanya merupakan salah satu jalana utama. Di mana Jl. Kamboja sendiri berada tepat menghubungkan Jl. Raden Intan dan Jl. Dokter Harun II berhubungan dengan Jl. Gajah Mada.

“Kita ganti namanya karena kamboja cenderung tidak memiliki arti. Makanya kita ganti menjadi Jl. Nurdin Muhayat. Almarhum Nurdin Muhayat juga dimakamkan di TPU Kebun Jeruk,” terangnya.

Sementara Jl. Dokter Harun II, diganti lantaran Bandarlampung telah memiliki Jl. Dokter Harun I. “Alasan lainnya karena di Jl. Dokter Harun II juga dulu almarhum bapak Fauzi Saleh pernah tinggal di lokasi tersebut,” terangnya.

Sementara untuk penanganan dokumen warga yang berganti nama jalan, menurutnya Pemkot telah memikirkannya dan akan mempermudah segala pengurusan berkaitan dengan perubahan nama jalan.

“Warga tinggal datang ke kelurahan atau datang langsung ke Pemkot Bandarlampung, semua akan dibantu dan dipermudah dalam hal penyesuaian alamat baru,” ungkapnya. (pip/sur) 

Komentar

Rekomendasi