oleh

Ingat, Acara Perpisahan Jangan Beratkan Murid !

radarlampung.co.id-Tradisi perpisahan siswa kelas XII jangan sampai memberatkan murid. Himbauan ini disampaikan Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Lampung, Suharto.

“Kita sudah sepakat, yang tidak mampu, tidak akan ditarik sumbangan. Jangan ada paksaan, sukarela. Kalau ada keberatan dari walimurid, bisa didiskusikan dengan pihak sekolah. Kalau di negeri, ada biayanya. Kalau mau diadakan diluar sekolah, murid-murid yang mengkoordinir. Itu kembali ke sekolah masing-masing, mau diadakan dimana. Intinya jangan memberatkan, dan jangan asal dilakukan ,” jelas dia, Kamis (25/4).

Menurutnya, pelepasan atau perpisahan tersebut merupakan tradisi yang sudah ada dari zaman dulu. Selain untuk membangun budaya silaturahmi, juga untuk mempertegas kembali kepada siswa apa yang harus dilakukan setelah tamat dari SMA sederajat.

“Karena di dalam perpisahan tersebut, ajang untuk memberikan nasehat, memberikan penguatan. Kita menghantarkan mereka agar tetap fokus, sebab, setelah dari SMA, bukan berarti pendidikan berakhir, tapi titik awal untuk menapaki jenjang pendidikan yang lebih tinggi,”ucapnya.

Ia menambahkan, dalam acara pelepasan siswa kelas XII, tentunya harus ada nilai-nilai yang positif yang dapat dipetik oleh siswa tersebut.

“Jangan asal dilaksanakan, artinya harus ada yang berharga yang disampaikan di dalam kegiatan tersebut. Jangan terlalu euforia yang berlebihan. Isi dari perpisahan itu memberikan kesan yang mendalam bagi siswa. Kita inginnya di sekolah, upacara, lalu selesai. Tapi itu tadi, anak-anak menghendaki agar pelepasan ini memiliki kesan positif, kemudian membangun kebersamaan,” pungkasnya. (rur/wdi)

Komentar

Rekomendasi