oleh

194 Siswa Pelatihan Jurnalistik, Loekman : Jangan Posting Hoax

radarlampung.co.id. – Sebanyak 194 siswa dan siswi SMA dan SMK se-Lampung Tengah mengikuti pelatihan jurnalistik dalam menghadapi era digital. Kegiatan bertema How to Be a Journalist ini digelar di Bandiklat Kecamatan Kotagajah, Minggu (28/4).

Pelatihan yang digelar Paguyuban Jurnalis Lampung Tengah (PJLT) ini dibuka Bupati Loekman Djoyosoemarto.

“Sebagai Bupati, saya mengapresiasi kegiatan ini. Terlebih lagi anak-anak yang ikut pelatihan secara tidak langsung sudah melakukan kegiatan jurnalistik. Dengan pelatihan ini akan tahu etika jurnalistik,” kata Loekman.

Dengan pelatihan ini, Loekman berharap anak-anak dalam melakukan kegiatan di media sosial lebih santun lagi. “Saya harap anak-anak dalam bermedsos lebih santun lagi. Tidak mem-posting berita hoax atau belum bisa dibuktikan kebenarannya,” ujarnya.

Baca :   Hoax, Penutupan Pasar di Lampung Barat!

Peran media di Lamteng, kata Loekman, cukup berimbang. “Berimbanglah. Berita yang bagus diberitakan dan yang jelek juga diberitakan. Mudah-mudahan tidak ada lagi berita negatif yang ditemukan. Semuanya jadi positif,” ungkapnya.

Kepada peserta pelatihan, Loekman meminta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh. “Ikutilah pelatihan ini sungguh-sungguh. Ini penting karena disadari atau tidak, kalian sudah jadi wartawan. Harus ada etika membuat berita dan menyampaikan informasi di medsos. PJLT harus memperdalam lagi pelatihan jurnalistik ini. Supaya paham berita sesungguhnya dan bukan hoax,” katanya.

Ketua MKKS SMA Lamteng Dasio Priambodo juga mengapresiasi pelatihan yang diadakan PJLT ini. “Kegiatan ini baru PJLT yang melaksanakannya. Saya acungkan jempol atas ide-ide kreatif yang diprogramkan pengurus PJLT,” ujarnya.

Baca :   Hoax, Penutupan Pasar di Lampung Barat!

Dasio menyatakan bermitra dengan media sangat penting. “Bermitra dengan media sangat penting. Selagi wartawan itu profesional, saya rasa tak masalah. Semua nyaman menjalankan tugas,” katanya.

Ketua PJLT Lamteng Zulkifli mengatakan pelatihan yang diberikan kepada siswa/i ini terkait kinerja jurnalistik. “Ini terkait kinerja jurnalistik. Bagaimana teknik menulis berita, wawancara dengan narasumber, dan memberikan pemahaman apa itu jurnalistik. Ini program PJLT di bidang pendidikan,” ungkapnya.

Dalam pelatihan ini juga Kadiskominfo Lamteng Sarjito, Kepala BPMPTSP A. Helmi, Kadissos Zulfikar Irawan, dan Kasatpol PP Rosidi. (sya/wdi)

Komentar

Rekomendasi