oleh

Pleno Hari Pertama Lamtim : Lima Kecamatan Ini Lebih Dulu Direkap

radarlampung.co.id-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lampung Timur mulai menggelar rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara, Selasa (30/4).

Rapat pleno yang dipimpin Ketua Komisioner KPU Lamtim Andri Oktavia tersebut dihadiri Kapolrea Kapolres Lantim AKBP Taufan Dirgantoro, Dandim 0429 Letkol Prabowo, Kakan Kesbangpol Syahrulsyah dan para saksi partai politik.

Rapat pleno rencananya dilaksanakan mulai 30 April hingga 4 Mei 2019. Sedangkan untuk penjadwalannya didasarkan pada urutan abjad panitia pemilihan kecamatan. (PPK).

Untuk hari pertama rekapitulasi dilaksanakan untuk Kecamatan Bandarsribowono, Batanghari, Brajaselebah, Batangharinuban dan Bumiagung.

Dengan adanya penjadwalan tidak berdasarkan pengelompokan Dapil tersebut, Partai politik (Parpol) dan calon anggota legislatif untuk DPRD Kabupaten Lampung Timur harus menunggu selesainya seluruh proses rekapitulasi di KPU setempat.

Contohnya, caleg untuk Dapil 1 yang meliputi Kecamatan Sukadana, Bumiagung, Purbolinggo dan Waybungur. Harus menungu, rekapitulasi di hari pertama, ke empat dan ke lima. Sebab, rekapitulasi untuk panitia pemilihan kecamatan (PPK) Bumiagung dilaksanakan hari pertama, Purbolinggo hari ke empat. Kemudian, Sukadana dan Waybungur hari ke lima.

Ketua KPU Lamtim Andri Oktavia menjelaskan, penetapan rekapitulasi perhitungan suara berdasarkan urutan abjad PPK merupakan hasil kesepakatan bersama pada rapat pleno internal KPU tentang penjadwalan rapat pleno tingkat kabupaten.

Menurutnya, pada rapat pleno tersebut sempat ada opsi untuk menetapkan jadwal berdasarkan Dapil atau urutan PPK yang lebih dulu menyelesaikan rekapitulasi tingkat kecamatan.

Namun, setelah mempertimbangkan rekapitulasi perhitungan suara bukan hanya untuk DPRD Kabupaten.  Tetapi juga untuk, pemilihan presiden dan wakil presiden, DPR RI, DPD dan DPRD Provinsi.  “Dapil untuk DPRD Kabupaten, DPRRI dan DPRD Provinsi tidak sama, sehingga diambil jalan tengah dengan didasarkan pada urutan abjad,”jelas Andri. (wid/wdi)

Komentar

Rekomendasi