oleh

Tolak Upah Murah!

radarlampung.co.id – Ratusan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Buruh Karya Utama (FSBKU) Lampung  menggelar aksi damai dalam peringatan Hari Buruh Internasional di Tugu Adipura, Bandarlampung, Rabu (1/5). Sebelumnya massa yang membawa sejumlah atribut melakukan long march dari kawasan Stasiun  KA Tanjung karang. Turut serta massa dari  BEM Universitas  Lampung.

Dalam aksi tersebut, koordinator  lapangan Kristin menyampaikan beberapa tuntutan kepada pemerintah dan perusahaan di Lampung. Di antaranya penghapusan sistem kerja outsourcing dan hentikan pelecehan kepada pekerja perempuan.

“Kami menyatakan sikap menolak upah murah, hapuskan sistem kerja kontrak dan outsourcing serta PHK sepihak,” kata Kristin.

Hal lain, tuntutan pencabutan PP Nomor 78 /2015 tentang Pengupahan Stop Union Busting,  menolak liberalisasi pendidikan (UKT, BKT, Student Loan),  Cabut Permenaker Nomor 36/2016 dan Kepmenaker Nomor 260/2015.

“Revisi UU Pemilu dan partai politik, hentikan kriminalisasi terhadapi gerakan rakyat, tegakkan reforma agraria sejati dan tegakkan keadilan bagi korban kekerasan seksual,” tegasnya.

Berdasar pantauan Radarlampung.co.id, setelah melakukan orasi di Tugu Adipura, massa melanjutkan long march, serta teaterikal ke arah Pasar Bambu Kuning di Jalan  Kartini. (mel/ais)

Komentar

Rekomendasi