Lampung Raya PAD hingga Larangan Pungli jadi Komitmen Pemkab Lamteng

PAD hingga Larangan Pungli jadi Komitmen Pemkab Lamteng

48
Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto saat Rapat Paripurna LKPj, Bupati Kamis (2/5). Foto ist

radarlampung.co.id-Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto menyampaika  komitmen Pemkab saat menyampaikan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Lampung Tengah TA 2018.

Loekman menyebut, pemkab terus berkomitmen meningkatkan PAD dan penyusunan anggaran yang cermat.

Pemerataan tenaga pengajar, kata Loekman, sudah dilakukan tapi belum proporsional karena keterbatasan tenaga pengajar. “Sudah dilakukan. Tapi, tenaga pengajar kita terbatas sehingga belum proporsional. Ini jadi perhatian kami dan terus diupayakan,” ungkapnya.

Terkait banyaknya pungutan liar di sekolah, kata Loekman, pemerintah daerah tidak pernah merekomendasikan atau mengizinkan pungutan dalam bentuk dan alasan apa pun untuk biaya pendidikan kepada wali murid.

Baca :   DPP PKB Tunjuk Akmal Fathoni Jadi Wakil Ketua DPRD Lamtim

“Kita tak merekomendasikan atau mengizinkan. Termasuk uang komite. Ini jadi perhatian kita. Begitu juga UNBK baru beberapa sekolah yang bisa melaksanakan karena keterbatasan sarana-prasarana. Ini jadi bahan evaluasi untuk tahun mendatang,” katanya

Terkait dengan keterbatasan jumlah tenaga dokter hewan dan petugas penyuluh lapangan, kata Loekman, hal ini juga akan menjadi perhatian. “Kami upayakan untuk menambah jumlah tenaga dokter hewan dan PPL,” ungkapnya.

Baca :   Modus Tetangga Mesum, Kembalikan Motor Sambil Ciumi Korban  

Dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan, Loekman sependapat untuk peningkatkan pengawasan agar jalan dan jembatan yang dibangun kualitasnya baik.

“Jalan rusak akan diperbaiki sesuai kemampuan anggaran. Utamanya jalan kabupaten. Jalan provinsi terus dikoordinasikan terus menerus. Masalah tonase berlebih yang merusak jalan juga akan ditertibkan,” ujarnya. (sya/wdi)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini