oleh

Pertimbangkan Urgensi, Pemkot Metro Tolak Tawaran Terbang ke Malaysia

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Metro tidak akan mengikuti surat edaran (SE) Gebernur Lampung nomor 900/0840/V.13/2019 tentang Partisipasi Penerbangan Internasional Perdana. Penolakan itu karena pertimbangan faktor urgensi.

Sekretaris Daerah Kota Metro A. Nasir mengungkapkan, pihaknya tidak akan mengikuti penerbangan perdana, Sabtu (3/5) tersebut lantaran dihari yang sama ada banyak kegiatan. “Kami pertimbangkan karena urgensinya ada yang lebih penting dari itu,” ungkapnya kepada Radarlampung.co.id, Kamis (2/5).

Menurutnya, Pemkot Metro tidak keberatan terkait biaya yang harus dikeluarkan senilai Rp5,95 juta untuk setiap pejabat yang akan diberangkatkan menggunakan Airbus A320 milik maskapai Citilink dengan tujuan Kuala Lumpur, Malaysia.

“Saya rasa kalau soal biaya kami tidak ada masalah. Memang dalam surat itu dari masing-masing kabupaten dan kota mengirimkan perwakilan dua orang, berarti kita butuh dana Rp12 juta,” imbuhnya.

Ada pun, isi dari surat edaran tersebut, bahwa gubernur meminta partisipasi wali kota dan bupati se-Lampung agar mengirimkan dua perwakilan, baik pimpinan, pejabat, maupun pegawai di lingkungan masing-masing pemerintahan.

Dalam lampiran surat tersebut, biaya yang harus dikeluarkan per satu orang senilai Rp5,95 juta dengan total penumpang sebanyak 180. Para pejabat ini akan diangkut menggunakan Airbus A320 maskapai Citilink dengan tujuan Kuala Lumpur Sabtu (4/5). Tarif tersebut, berikut business meeting, paket city tour, dan airport servis. (apr/kyd)

Komentar

Rekomendasi