oleh

PG Tubaba Minta Buka Kotak Suara

radarlampung.co.id-Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menunda rapat rekapitulasi penghitungan suara hasil pemilu tingkat kabupaten setempat pukul 05.50 WIB, Kamis (2/5). Hal itu setelah Ketua DPD Partai Golkar Tubaba, Azwar Yacub meminta agar KPU membuka kotak suara TPS 1 hingga TPS 7 Tiyuh Gedungratu Tulangbawang Udik.

Pihaknya menduga ada suara PG yang hilang sebanyak 33 suara di Dapil IV yang mencakup Kecamatan Gedungratu dan Tumijajar. Pembukaan kotak suara tersebut menurut Azwar Yakub dimaksudkan agar berlangsungnya pemilu yang jujur dan adil serta asas ketransparansian.

Menurut Azwar, tidak ada hal yang dilanggar dalam hal pembukaan kotak suara tersebut. “Ini dimaksudkan agar semua pihak mengetahui dan memahami bahwa pemilu harus jujur dan adil. Kalau tidak mau dibuka ini ada apa, saya malah curiga,” katanya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tubaba Ismanto Ahmad mengaku pihaknya tidak bisa melakukan pembukaan kotak suara dan menghitung ulang hasil pemungutan suara. Menurut Ismanto, dalam satu TPS ada petugas masing-masing ada 7 orang. Bahkan dilihat oleh sekitar 300 pemilih.

Kemudian ada juga satu petugas kepolisian untuk pengamanan TPS, karenanya setiap petugas mencatat apa saja yg ada dan juga penyelenggara yg lain ikut mevideokan proses pungut hitung sampai dengan selesai. “Karena tahapannya sudah di tingkat KPU, kami berpijak pada aturan yang mendasari tentang bisa tidaknya kotak suara dibuka,”katanya.

Di tempat yang sama, Ketua Bawaslu Tubaba Midiyan, S.Sos mengatakan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti surat permohonan DPD Partai Golkar Tubaba kepada Bawaslu pada tanggal 21 April 2019 yang meminta agar 7 TPS tiyuh Gedung Ratu, Kecamatan Tuba Udik,  dilakukan penghitungan ulang surat suara telah dilaksanakan dengan membuka C1 Plano oleh PPK TBU.

Di tempat yang sama Yantoni ketua DPC Partai Gerindra Tubaba mendukung dilakukan penghitungan ulang suara di 7 TPS Tiyuh Gedung Ratu.(fei/wdi)

 

Komentar

Rekomendasi