oleh

Dua dari Tiga Pelaku Penembakan Ketua KPPS Diringkus

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pelaku penembakan Ketua Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) Desa Isorejo, Kecamatan Bungamayang, beberapa waktu lalu akhirnya terungkap. Itu setelah Satuan Reskrim Polres Lampung Utara (Lampura) berhasil meringkus dua orang tersangka.

Keduanya yakni, Ardiansyah Bin Sarip (34) warga dusun Karang Tempel Desa Pakuan Agung, Kecamatan Muara Sungkai, dan Ibun bin Mawi (30) warga Desa Bandar Abung, Kecamatan Abung Surakarta, Kabupaten Lampura.

Tersangka Ibun, dilumpuhkan kedua kakinya dikarenakan berusaha kabur ketika akan ditangkap di kediamannya sekitar pukul 01.00 WIB, Jumat (3/5).

Kapolres Lampura AKBP Budiman Sulaksono, didampingi Waka Polres Kompol Yustam mengatakan, selama tiga belas hari jajarannya bekerja keras untuk mengungkap kasus penembakan terhadap ketua KPPS yang terjadi pada Jumat (19/4) lalu.

Baca :   Operasi Cempaka, Polres Lampura Ungkap 52 Kasus Tindak Pidana

“Pelaku berjumlah tiga orang. Dua diantara sudah ditangkap, sementara seorang lagi masih dalam pengejaran petugas,” kata Budiman saat jumpa pers di Mapolres setempat, Jumat (3/5).

Ia menerangkan, seorang pelaku yang belum ditangkap tersebut berinisial MRS. Saat ini, pihaknya sudah menetapkan statusnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Ia mengungkapkan, ketiga orang pelaku pada saat melakukan perampokan dengan cara mendongkel jendela rumah dengan mengunakan pahat. Kemudian para pelaku mengambil kendara sepedah motor milik korban, namun pada saat bersamaan aksi mereka kepergok korban.

Karena panik, salah satu pelaku Ibun yang memegang Senpi langsung menembak perut korban dan para pelaku langsung meninggalkan rumah dengan membawa sepeda motor curian tersebut.

Baca :   Polres Tubaba Prodeokan Tersangka 365 KUHP

“Para pelaku panik, lalu menembak korban yang mengenai perutnya. Korban tidak berdaya, lalu para pelaku langsung kabur,” kata Budiman, seraya mengatakan barang bukti yang disita satu buah tas selempang, pahat, dan satu senjata tajam jenis laduk dan satu kendaraan sepeda motor Honda Beat milik pelaku.

Sementara untuk senjata api (senpi) rakitan yang digunakan untuk menembak korban, sambung Budiman, masih dalam pencarian pihaknya.

“Menurut keterangan kedua tersangka yang berhasil ditangkap, Senpi itu saat ini dibawa kabur oleh pelaku yang masih DPO. Untuk motor korban, hasil pemeriksaan sudah berpindah tangan. Secepatnya kita akan temukan barang bukti tersebut,” tandasnya. (ozy/kyd).

Komentar

Rekomendasi