oleh

Tragedi Konvoi, Tanggung Jawab Orang Tua!

radarlampung.co.id – Tragedi konvoi di Metro yang menimbulkan korban  jiwa dinilai menjadi tanggung jawab orang tua. Di mana, peristiwa itu terjadi di luar jam dan kegiatan sekolah.

Diketahui, seorang siswa SMAN 1 Sukadana, Lampung Timur Reza (18) bersama rekannya mengalami kecelakaan, Jumat (3/5). Kendaraan mereka bertabrakan dengan motor yang dibawa MZ. Yusup (56), warga Jalan Wayseputih No. 21, Yosorejo, Metro Timur.

Kecelakaan yang terjadi di Simpang Empat Jalan AH Nasution, Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur itu menewaskan MZ Yusup.

Kepala Bidang Pembinaan SMA Disdikbud Lampung Diona Katharina mengatakan, karena kejadian itu di luar jam dan kegiatan sekolah, maka siswa tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab orang tua.

“Saat ini, sementara menunggu kelulusan yang baru akan diumumkan 13 Mei 2019, siswa SMA/SMK tidak aktif lagi di sekolah,” kata Diona kepada Radarlampung.co.id melalui pesan WhatsApp, Sabtu (4/5).

Menurutnya, hal ini seharusnya menjadi perhatian orang tua atau wali. “Perlu pengawasan orang tua juga,” tegasnya.

Di sisi lain, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Lampung Suharto mengatakan, pihaknya telah memberikan peringatan bagi siswa untuk tidak melakukan aksi corat-coret dan konvoi.

“Kami sudah imbau kepada siswa, agar melakukan kegiatan positif saat merayakan kelulusan. Dengan mensyukuri kelulusan sebagai rahmat dari Allah. Misalnya doa bersama atau lainnya,” sebut Suharto.

Pihaknya tidak membenarkan adanya kegiatan konvoi pelajar untuk merayakan apapun. Karena itu termasuk kegiatan negatif yang tidak bermanfaat.

Dirinya menyayangkan tragedi konvoi di Metro. Terlebih belum ada pengumuman kelulusan SMA. “Makanya saya bingung. Saya rasa ada yang mempelopori (untuk konvoi dan corat-coret),” ujarnya. (apr/ais)



Komentar

Rekomendasi