oleh

Dosen IIB Darmajaya Jadi Pembicara Seminar Badan Siber dan Sandi Negara

RADARLAMPUNG.CO.ID – Dosen Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya Muhammad Said Hasibuan, M. Kom., menjadi salah satu pembicara dalam seminar dan edukasi ke masyarakat tentang Kesadaran Keamanan Data Pribadi, di Balai Utara Mandala Bhakti Wanitatama, Yogyakarta, Sabtu (4/5) lalu.

M. Said Hasibuan mengatakan, dia diamanahkan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk menjadi narasumber dalam seminar tersebut. Selain itu juga, IIB Darmajaya telah membangun kerjasama dari tahun lalu dengan BSSN.

“Seminarnya pada 4 Mei lalu. Saya menjadi pembicara dengan dua narasumber lainnya. Intinya, kami akan memberikan materi soal keamanan data pribadi. Kebetulan tujuan kita sama, membangun literasi digital pada masyarakat Indonesia terkait banyaknya hoaks dan ujaran kebencian. Di samping itu, fokus BSSN adalah perlindungan data personal, dan hal ini jarang diperhatikan netizen,” jelasnya.

Menurutnya, kurangnya informasi untuk melindungi data personal akan berdampak negatif di kemudian hari. “Pointnya bagaimana Darmajaya berkontribusi untuk perlindungan data pribadi. Kebetulan kita dapat amanah untuk menyampaikan hal tersebut bersama BSSN,” imbuhnya.

Terpisah, Rektor IIB Darmajaya Ir. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc. mengatakan, peran akademisi dalam sumbang saran dan masukan kepada lembaga pemerintah merupakan bagian pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Dosen kami memiliki kemampuan dan kompeten di bidang masing-masing, mulai dari technopreneur, IT, Web, dan lainnya. Kami juga memiliki pakar ahli IT Onno W. Purbo yang menjadi dosen tetap di kampus biru ini,” kata Firmansyah.

Firman juga mengatakan, pihaknya telah memiliki guru besar dan beberapa doktor serta pengajar yang kini sedang melanjutkan studi S-3.

“Peningkatan kualitas pembelajaran dalam menghasilkan insan akademis yang unggul bermartabat dan the best terus dilakukan,” ujarnya.

Permintaan instansi ataupun lembaga sebagai stakeholder, lanjut Firman, dalam menggunakan SDM Darmajaya merupakan bukti kompetensi berkualitas. Dan, kata dia, ini yang memang diharapkan, agar dosen selalu memberikan sharing ilmunya kepada masyarakat.

“Sebagai pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi. Menjadi pembicara merupakan bagian dari pengakuannya sebagai insan akademis yang unggul. Semoga semakin banyak lagi instansi ataupun lembaga lain memberikan kepercayaan kepada kami,” ucap Ketua Aptisi Wilayah II B. Lampung itu.

Narasumber lainnya yang jadi pembicara dalam kegiatan tersebut, yakni Direktur Proteksi Ekonomi Digital Anton Setiyawan S.Si., M.M., dan Dr. Muhammad Andri Setiawan, CIO Universitas Islam Indonesia. Seminar yang diselenggarakan oleh BSSN ini juga upaya kampanye literasi keamanan siber. (rls/rur/sur) 

Komentar

Rekomendasi