oleh

Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Lampung

radarlampung.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Lampung mengeluarkan peringatan dini bahaya gelombang tinggi di perairan Lampung mulai 8-11 Mei 2019. Gelombang diperkirakan mencapai 2,5 meter hingga 4,0 meter.

Kepala Stasiun BMKG Maritim Lampung Sugiyono mengatakan, gelombang tinggi tersebut disebabkan oleh faktor cuaca buruk. ”Terdapat tekanan intrusi massa udara kering dari yang signifikan antara belahan bumi utara (BBU) dan belahan bumi selatan (BBS). Ini menyebabkan peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang di perairan Lampung,” kata Sugiyono, Rabu (8/5).

Ada beberapa wilayah yang tinggi gelombang dominan. Terutama bagian Barat, Timur dan Selatan Lampung. ”Gelombang tinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di wilayah Selat Sunda Utara, dan perairan Timur Lampung. Tinggi gelombang 2,50 meter hingga 4,0 meter berpotensi terjadi di perairan Barat Lampung, Samudera Hindia Barat Lampung, dan Selat Sunda bagian Selatan,” urainya.

Baca :   Simpan Sabu, Pemuda asal Baradatu Diringkus Polisi

Mengingat potensi berbahaya, Sugiyono mengimbau nelayan yang berada di wilayah tersebut untuk mengurangi kecepatan laju kapal. ”Harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Untuk perahu nelayan, kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter. Kemudian kapal tongkang, kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter,” sebut dia.

Baca :   Jadikan Budidaya King Kobia Sebagai Kawasan Wisata

Selanjutnya kapal Ferry, kecepatan angin lebih dari 2,1 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter. Terakhir kapal ukuran besar seperti kapal kargo atau kapal pesiar diiimbau kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang diatas 4,0 meter dan berbahaya. (mel/ais)

Komentar

Rekomendasi