oleh

Cerita Ramadan dari Palestina, Menjamak Salat Di Antara Serangan Bom

radarlampung.co.id – Syech Abdul Karim dari Palestina menceritakan kondisi kaum muslim di negara itu selama Ramadan. Ini disampaikan sebelum salat Tarawih  di Masjid Al Mu’awanah, Jalan Sultan Agung, Bandarlampung, Senin malam (13/5).

Syech dari Palestina itu bersama timnya mengunjungi masjid-masjid untuk syiar Islam dan misi kemanusiaan.

Dalam kesempatan tersebut, Syech Abdul Karim menggambarkan kesedihan umat muslim di Jalur Gaza. Bahkan karena kondisi yang tidak memungkinkan, membuat mereka harus menjamak salat.

“Awal Ramadan, Israel memberikan serangan bom. Untuk  salat saja, mereka harus menjamaknya. Tidak bisa seperti kita yang melaksanakan salat Tarawih di masjid,” cerita Syech Abdul Karim.

Meski kalah dalam hal persenjataan, Syekh Abdul Karim menegaskan warga Palestina tetap teguh berjuang. “Allah bersama kami. Bantuan juga datang. Salah satunya dari saudara kami di Indonesia,” tegasnya. (mel/ais)



Komentar

Rekomendasi