oleh

Kejari Lamteng Pelajari Laporan Dugaan Penyimpangan ADD Payungmakmur

radarlampung.co.id. – Diduga melakukan penyimpangan anggaran dana desa (ADD) 2017-2018, Kepala Kampung Payungmakmur, Kecamatan Pubian, Zimamul Wafa, dilaporkan puluhan masyarakat ke Kejari Lampung Tengah, Senin (13/5). Kakam Zimamul diduga tidak merealisasikan penggunaan dana desa dengan baik dan me-markup anggaran.

Sofyan, mewakili warga Kampung Payungmakmur, menyatakan warga datang ke Kejari Lamteng untuk melaporkan dugaan penyimpangan yang dilakukan Kakam.

“Kami datang melaporkan dugaan penyimpangan ADD 2017-2018 yang dilakukan Kakam. Kami berharap kejari bisa memproses laporan ini sesuai hukum yang berlaku,” katanya.

Dugaan penyimpangan yang dilakukan Kakam, kata Sofyan, di antaranya dana untuk kegiatan keagamaan dan pemuda, operasional RT/RW, kegiatan pertanian, PKK, Karang Taruna, serta pemberdayaan PAUD dan pendidikan lainnya.

“Banyak dugaan penyimpangan yang kita laporkan ke kejari. Anggaran yang dikucurkan tidak sesuai dan tidak jelas penggunaannya atau di-markup,” ujarnya.

Bukan hanya itu. Menurut Sofyan, pembangunan infrastruktur jalan juga tidak sesuai spek. “Pembangunan onderlagh dan lapen juga tidak sesuai spek. Tekesan asal jadi. Bukti-bukti laporan sudah kita serahkan ke Kejari,” tegasnya.

Menyikapi laporan ini, Kasipidsus Kejari Lamteng Bayu Mediansyah menyatakan pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu. “Kita akan pelajari dahulu laporannya. Jika benar-benar menyimpang, tentunya akan ditindaklanjuti sesuai hukum,” ungkapnya. (sya/wdi)



Komentar

Rekomendasi