Lampung Raya Lagi, Warga Ancam Duduki Lahan Garapan PT.BMM Waykanan

Lagi, Warga Ancam Duduki Lahan Garapan PT.BMM Waykanan

Rapat mediasi warga dan PT.BMM digelar di ruang sekkab Waykanan Selasa (14/5). Foto ist

radarlampung.co.id-Konflik lahan yang terjadi antara masyarakat gunungsangkaran dan PT.BMM membuat Pemkab Waykanan menggelar mediasi.

Namun rapat mediasi di ruang Sekkab Waykanan Selasa (14/5) berakhir buntu. Karenanya warga akan kembali berniat menduduki lahan yang diklaim warga sebagai tanah ulayat. Sebelumnya, warga memang telah berencana menduduki lahan yang digarap PT.BMM. Tapi rencana itu urung dilaksanakan lantaran Bupati Adipati Surya meminta warga menahan diri.

Baca :   Rycko Menoza Lantik Pengurus Waykanan, Adipati Ingatkan Tujuan Pemuda Pancasila

“Dengan kejadian ini tadi dimana menurut Pak Sekkab PT. BMM tidak mau berunding maka kami akan dalam waktu dekat akan benar benar melakukan pendudukan lahan,” ancam Eeng Saputra kuasa hukum masyarakat Gunungsangkaran usai rapat mediasi.

Zulkipli, perwakilan tokoh adat Kampung Bujung mengatakan wilayah yang digarap PT.BMM adalah lahan adat kampung Gunungsangkaran.

Baca :   Pilbup Waykanan, Adipati Surya Bakal Gandeng Putera Gubernur Lampung ?

Sekkab Waykanan Saipul menyatakan akan melaporkan hasil pertemuan yang buntu tersebut ke Bupati Waykanan Adipati Surya. (sah/wdi)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini