oleh

Tiga Bulan, 500 Penderita DBD di Bandarlampung

radarlampung.co.id – Dua wilayah menjadi daerah terbanyak penderita demam berdarah (DBD) di Bandarlampung dalam tiga bulan terakhir. Yakni Waykandis dan Wayhalim.

Kepala Dinas Kesehatan Bandarlampung Edwin Rusli mengatakan sejak awal Januari hingga Maret, tercatat lebih dari 500 penderita penyakit yang masuk ke peredaran darah manusia melalui gigitan nyamuk aedes aegypti tersebut.

”Untuk Januari, ada 206 penderita; Februari 261 orang, dan Maret 148 orang. Data April belum ada rekap masuk dari rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainya,” kata Edwin Rusli, Selasa (14/5).

Edwin menuturkan, pencegahan penyakit tersebut difokuskan pada pemberantasan jentik nyamuk. Sebab fogging hanya membunuh nyamuk dewasa. ”Terpenting adalah menjaga lingkungan,” tegasnya.

Dilanjutkan, masyarakat juga harus memperhatikan lokasi yang berpotensi menjadi genangan air. Ini akan menjadi tempat nyamuk berkembang biak. ”Kalau masyarakat tidak peduli (dengan kebersihan lingkungan), ya nyamuk akan berkembang biak,” ucapnya. (mel/ais)



Komentar

Rekomendasi