Lampung Raya Perbaikan Irigasi Waytebu, Satu Kali Musim Tanam Hilang

Perbaikan Irigasi Waytebu, Satu Kali Musim Tanam Hilang

Sosialisasi peningkatan daerah irigasi Way Tebu Sistem yang berlangsung di gedung NU Pringsewu, Rabu (15/5). FOTO AGUS SUWIGNYO/RADARLAMPUNG.CO.ID
Sosialisasi peningkatan daerah irigasi Way Tebu Sistem yang berlangsung di gedung NU Pringsewu, Rabu (15/5). FOTO AGUS SUWIGNYO/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Petani di wilayah Irigasi Way Tebu Sistem  (Pagelaran-Pringsewu) tidak melakukan penanaman padi pada musim tanam kedua. Ini menyusul rencana perbaikan irigasi Way Tebu 1 sampai 4 sepanjang 18.500 meter.

Diketahui, sejak dibangun pada 1931, Way Tebu Sistem yang merupakan peninggalan Belanda belum pernah mendapat perbaikan menyeluruh.

“Belum pernah rehab total. Pasti fungsinya menurun karena usia. Mungkin perubahan alih fungsi di bagian hulu dan terjadi sendimentasi,” jelas Kepala BBWS Iriandi saat sosialisasi peningkatan daerah irigasi Way Tebu Sistem di gedung NU Pringsewu, Rabu sore (15/5).

Baca :   Insiden Kebakaran, Pelayanan RSMH Tidak Terganggu

Menurut dia, perbaikan dijadwalkan mulai akhir Juni. Kegiatan ini berimbas pada penanaman padi. Namun hanya satu kali tanam. “Terganggu hanya satu musim tanam. Tapi (perbaikan) akan membawa manfaat jauh lebih besar ke depan,” tegasnya.

Sementara, sosialisasi dihadiri Dandim 0424/Tanggamus Letkol Arh. Anang Hasto, perwakilan Polres Tanggamus Kompol Misbahudin, Kepala Dinas PU Andi Purwanto, Kepala Dinas Perikanan Yusuf, dan Kepala Dinas Pertanian Pringsewu Iskandar Muda serta petani.

Baca :   Laboratorium RS Mitra Husada Pringsewu Nyaris Hangus

Bupati Pringsewu Sujadi Saddat mengatakan, masyarakat menyambut baik perbaikan tersebut. “Awalnya memang susah, tapi pembangunan ini manfaatnya untuk jangka panjang,” tegas Sujadi. (sag/ais)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini