Ekonomi Bisnis Stabilisasi Harga, BI Lampung-Disdag Lakukan Penetrasi Pasar

Stabilisasi Harga, BI Lampung-Disdag Lakukan Penetrasi Pasar

Foto IST

Radarlampung.co.id – Dinas Perdagangan (Disdag) Lampung bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) melakukan penetrasi pasar pada 19 hingga 28 Mei mendatang. di empat titik pasar tradisional di kota Bandarlampung.

Penetrasi pasar di empat titik pasar tradisional Bandarlampung tersebut dilakukan untuk sejumlah komoditas di antaranya daging ayam, telur ayam, bawah putih, daging sapi dan cabe merah. Kegiatan ini digelar dalam rangka stabilisasi harga komoditas bahan pokok 2019.

Berdasarkam jadwal, Penetrasi pasar akan dilakukan di Pasar Panjang pada  15 dan 24 Mei, Pasar Tugu 15 dan 28 Mei, Pasar Pasir Gintung 17 dan 24 Mei, serta Pasar Kangkung 17 dan 28 Mei.

Kepala Dinas Perdagangan Lampung Satria Alam mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi Bank Indonesia, tingkat Inflasi kota Bandarlampung di bulan April 2019 sebesar 0,69 persen.

“Ini (tingkat Inflasi, red) naik kalau dibandingkan dengan bulan Maret 2019. Untuk itu, BI bersama dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) berupaya untuk menekan harga, agar inflasi bulan Mei 2019 tidak sebesar bulan April 2019,” tutur Satria saat membuka Penetrasi Pasar pertama di Pasar Panjang, Rabu (15/5).

Ia menambahkan, adapun berbagai komoditi yang disediakan dalam penetrasi pasar ini ditawarkan di bawah harga pasar. Antara lain, cabe merah Rp18.000 per kg, beras medium Rp8.500 per kg, bawang putih Rp30.000 per kg, daging ayam Rp26.000 per kg, telur ayam Rp21.000 per kg, daging sapi Rp112.000 per kg dan minyak goreng Rp9.000 per liter.

“Kita berharap supaya pemda dan TPID dapat bersama menekan angka inflasi. Karena dari 82 kota di Indonesia yang diamati (BPS, Red), Bandarlampung masuk urutan ke-10. Kita harap bulan Mei 2019, nanti inflasi bisa lebih rendah,” katanya.

Di Lampung sendiri, sambung dia, ada dua kota yang diamati perkembangan inflasinya. Yakni kota Bandarlampung dan kota Metro, namun untuk sementara ini penetrasi pasar baru dilakukan di dalam kota Bandarlampung.

Dalam penetrasi pasar tersebut, Dinas Pedagangan menyiapkan sebanyak 1/2 ton bawang putih, 1 ton telur ayam, 100 kg cabe merah, 200 kg daging sapi, 200 ekor ayam potong. “Stok yang diberikan di empat pasar tersebut sama. Karena kita juga sudah menganalisa kecendrungan komoditi yang dibutuhkan masyarakat,” tandasnya. (ega/kyd)

Baca :   Permudah Transaksi, BI Hadirkan QRIS

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini