Lampung Raya Tenang, Padi yang Sudah Ditanam akan Diselamatkan

Tenang, Padi yang Sudah Ditanam akan Diselamatkan

Sosialisasi peningkatan daerah irigasi Way Tebu Sistem yang berlangsung di gedung NU Pringsewu, Rabu (15/5). FOTO AGUS SUWIGNYO/RADARLAMPUNG.CO.ID
Sosialisasi peningkatan daerah irigasi Way Tebu Sistem yang berlangsung di gedung NU Pringsewu, Rabu (15/5). FOTO AGUS SUWIGNYO/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Petani mengharapkan ada solusi dari perbaikan irigasi Way Tebu Sistem. Pasalnya, saat ini sudah ada petani yang memulai menanam padi.

Pengurus Gabungan Petani Pemakai Air (P3A) Salahudin menyatakan, pihaknya mendukung perbaikan irigasi Way Tebu. Namun harus ada solusi bijak untuk petani yang sudah melakukan tanam padi.

“Di tempat kami, sudah ada 830 hektare yang tanam padi. Harus ada solusi bijak dari BBWS,” kata Salahudin.

Baca :   Pembobol Rumah Penjahit Ditangkap Anggota Polsek Pringsewu Kota

Hal sama disampaikan Wahyudi, pengurus P3A di Fajaresuk. “Kondisi wilayah kami di aliran Way Tebu 3, ada 243 hektare sawah yang mulai ditanami pada musim tanam II. Sekitar 140 hektare selesai tanam akhir Mei,” sebut dia.

Dengan kondisi ini tentunya sudah banyak modal yang di keluarkan petani. “Pembangunan tetap jalan, investasi petani tersalurkan dan dampaknya tak banyak bagi petani,” harapnya.

Baca :   Sekretariat Pemkab Pringsewu Gelap, Pegawai Kerja Gunakan Senter

Menanggapi harapan petani tersebut Kepala BBWS Ir. Iriandi menyatakan akan mencarikan solusi yang terbaik. “Bagi yang sudah tanam, kita upayakan selamatkan. Besok kita lakukan inspeksi bersama untuk mencari solusinya,” jelasnya di hadapan Bupati Pringsewu Sujadi Saddat saat sosialisasi peningkatan daerah irigasi Way Tebu Sistem di gedung NU Pringsewu, Rabu (15/5). (sag/ais)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini