Pemilu 2019 10 Nama Dijajaji PKS untuk Jagoan di Pilwakot

10 Nama Dijajaji PKS untuk Jagoan di Pilwakot

ILUSTRASI PILWAKOT/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pilkada serentak 2020 mendatang kian dekat. Komunikasi dengan calon kandidat maju dalam Pilwakot 2020 ternyata mulai dijalin DPD PKS Bandarlampung.

Hal itu diungkapkan Aep Saripudin Ketua DPD PKS Bandarlampung. ”Prinsipnya kalau PKS masih berkomunikasi dari semua kandidat, artinya masih dalam penjajakan. Terkait bagaimana kesepakatan perjanjian kedepan untuk membangun Bandarlampung lebih baik,” sebut Aep melalui ponselnya, Minggu (19/5).

Sampai saat ini sejumlah nama yang masuk dalam deretan penjajakan mulai dari Rycko Menoza SZP., Rahmat Mirzani Djausal, Eva Dwiana, Wiyadi, serta Muhamad Kadafi. Dari internal ada Ade Ibnu Utami, Muzammil dan Hantoni Hasan, Nandang Hendrawan, dan Syarief Hidayat.

Baca :   Herman H.N. Buka Suara Terkait Pencalonan Sang Istri Dalam Pilwakot, Bunda Beber Kisi-kisi Calon Wakil

”Nama-nama itu yang bisa diperjuangkan. Yang jelas kader kami siap. Namun memang permasalahannya kursi PKS hanya 6. Artinya, masih perlu komunikasi dan ada kesepakatan dari koalisi. Namun semuanya tetap sesuai mekanisme, kita ajukan ke DPW, dan diteruskan ke DPP. Nantinya jelas kami bisa mengajukan 2 hingga 3 calon. Bisa internal maupun eksternal PKS,” tambahnya.

Sementara salah satu kandidat kuat yang bakal digadang menjadi kandidat Pilwakot 2020 Rycko Menoza S.Z.P. mengaku belum memiliki sejumlah persiapan apapun saat ini. Termasuk menyambung komunikasi bersama beberapa partai politik.

”Belum ada bangun komunikasi partai, kan mereka masih menunggu hasil penghitungan dan penetapan. Oke lah kalau provinsi sudah tapi kalau pusat kan belum,” sebut Rycko.

Baca :   Herman H.N. Buka Suara Terkait Pencalonan Sang Istri Dalam Pilwakot, Bunda Beber Kisi-kisi Calon Wakil

Disinggung soal langkahnya menjalin komunikasi, Rycko mengaku tak akan kesulitan untuk melakuakn hal itu. Sebab dirinya mengaku bukan orang baru yang hadir di Bandarlampung.

”Kalau kenal kan banyak kenal lah, kalau Golkar karena saya banyak waktu di situ. PAN juga, Wahyu Lesmono itu adik kelas saya di sekolah Xaverius. Kita kan bukan orang baru ya, orang lama yang kemudian kembali masuk ke Bandarlampung lagi. Belum sampai kesana lah tapi secepatnya,” tandasnya. (rma/sur) 

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini