oleh

Gempar Kabar Anggota TNI Lampung Terkena Cacar Monyet, Penrem 043/Gatam dan Dinkes Buka Suara

“Berita hoaks, tidak benar. Yang bersangkutan meninggal karena penyakit Sarcoma dengan Pneumonia yang memang berbentuk bintik-bintik,” ujarnya, Minggu (19/5) kepada Radarlampung.co.id.

Edwin pun menceritakan bahwa almarhum meninggal di Jakarta. “Ya, sudah meninggal, meninggalnya juga di Jakarta, meninggalnya kemarin (Sabtu, Red), dan informasinya telah dikebumikan di kampung halamannya,” ujarnya.

Bahkan, menurutnya bantahan penyakit yang menyerang Serda Supran Sida bukanlah cacar monyet telah disampaikan Dirjen P2P (Pencegahan dan Pengendalian Penyakit) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

“Itu sudah dibantah juga oleh Dirjen P2P Kemenkes. Karena memang beritanya sudah bikin heboh, jadi tolong disampaikan bahwa berita yang mengatakan itu cacar monyet tidaklah benar. Tapi penyakit yang menyerang anggota TNI tersebut adalah Sarcoma dengan Pneumonia,” terangnya.

Ada juga indikasi penyakit infeksi energi. “Saya dapat dari dirjen P2MP2T dia meninggal karena harmonia axyridis (sejenis infeksi alergi) dan bukan karena cacar monyet,” sebutnya.

Cacar monyet sendiri menurut Erwin telah menyerang daerah Batam. “Awalnya di Singapura menyerang orang kulit hitam asal Nigeria, dan di Indonesia sendiri telah menyerang daerah Batam. Makanya Kemekes sudah menguarkan SK untuk waspada,” ungkapnya.

Untuk di Kota Bandarlampung Edwin menghimbau masyarakat menjaga kebersihan, seperti cucitangan pakai sabun sebelum makan guna menghindari penularan penyakit.

Dirinya menghimbau agar masyarakat jangan khawtir, karena di Bandarlampung sendiri belum ada laporan mengenai penyakit tersebut.

“Insya Allah kalau di Lampung gak ada, di Singapura pun yang kena orang Nigeria, jadi dibawa dari Nigeria,” tandasnya.



Komentar

Rekomendasi