oleh

Kebakaran, Empat Rumah Hangus

radarlampung.co.id- Diduga akibat korsleting listrik di salah satu rumah warga, empat rumah di Pekon Tapaksiring, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat ludes terbakar pada Minggu (19/5) sekitar pukul 12:30 Wib. Lokasi rumah yang berjajar membuat api begitu cepat menjalar.

Diketahui, empat rumah warga tersebut milik Mat Hotua, Rasim, Dinayu serta Kausar. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Menurut sejumlah warga di lokasi, api bermula muncul dari bagian atap rumah milik Mat Hotua. Besarnya hembusan angin membuat api begitu cepat menjalar ke rumah lainya. Akibatnya harta benda di dalam empat rumah tersebut tidak dapat terselamatkan.

Baca :   Gudang CV Bumi Waras Terbakar

“Iya ada empat rumah yang ludes terbakar, diduga akibat korsleting listrik, api berawal muncul dari bagian atap rumah Mat Hotua. Api tiba – tiba membesar meskipun warga sekitar berusaha memadamkanya dengan peralatan seadanya,”ungkap Peratin Tapaksiring Yantoni minggu (19/5).

Pemadam kebakaran yang tiba ke lokasi langsung menyemprotkan air ke lokasi kebakaran. Sementara, warga yang ada di lokasi merobohkan  kerangka rumah yang telah hangus dengan peralatan seadanya untuk mengantisipasi menjalarnya api kerumah warga lain.

“Lokasi kebakaran termasuk daerah yang padat penduduk, beruntung proses pemadaman cepat, sehingga api tidak menjalar kerumah warga lainnya,” imbuhnya.

Baca :   Dua Tersangka Kasus Penyelundupan Baby Lobster Dilimpahkan, Satu Lagi Belum Lengkap

Kasat Pol-PP M. Henry Faisal S.H, M.H.,mengatakan untuk memadamkan api, pihaknya menurunkan dua unit armada damkar dari UPT Damkar Kecamatan Sukau dan Kecamatan Balikbukit. Api berhasil di padamkan sekitar 30 menit.

“Setelah sekitar 30 menit api baru bisa kami padamkan. Kondisi seluruh bangunan ludes terbakar, api diduga kuat berasal dari hubungan aurs pendek listrik,”imbuhnya.

Akibat peristiwa itu, para korban mengalami kerugian dengan Kausar mengalami kerugian mencapai Rp80 juta, Mat Hotua mengalami kerugian sekitar Rp100 juta, Din Ayu Rp 120 Juta, dan Rasim Rp 70 juta.(edi/rnn/wdi)



Komentar

Rekomendasi