oleh

Konsumsi Daging Naik 30 Persen, Tubaba Siapkan 100 Ekor Sapi Siap Potong

radarlampung.co.id- Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) memastikan stok daging sapi dan ayam selama Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H/ 2019 M cukup. Karenanya warga diminta tak perlu khawatir.

Kabid Peternakan pada  Disnak Kabupaten Tubaba  Supardiyono, SP, MM menjelaskan, setiap ramadan sampai dengan lebaran, tingkat konsumsi masyarakat terhadap daging memang mengalami kenaikan sekitar 30 persen dari hari biasa.

Makanya, ketersediaan daging selalu menjadi perhatian banyak pihak.”Tapi tidak perlu khawatir, ketersediaan sapi siap potong di Tubaba sangat cukup sampai lebaran nanti. Untuk lebaran saja, sapi yang siap sembelih sudah ada sekitar 100-an ekor,”ungkapnya melalui telepon, Minggu (19/5).

Menurutnya, populasi ternak khususnya sapi di Tubaba saat ini memang cukup melimpah, dan hal ini didorong oleh semakin meningkatnya minat masyarakat untuk menggeluti usaha budidaya peternakan sapi.

Baca :   Datang ke Tubaba, Wakapolda Tinjau Lokasi Calon Polres

“Hasil pantauan kami terhadap usaha peternakan sapi, saat ini ada sekitar 100-500 ekor sapi yang ada di kandang-kandang. Artinya, kalau untuk daging sangat aman sekali, karena stok memang cukup melimpah dan tidak perlu mendatangkan dari luar daerah,”ujarnya.

Berbeda dengan sapi, untuk memenuhi permintaan daging ayam dan telur, para pedagang masih harus mendatangkannya dari luar daerah. Hal ini juga diakui oleh Disnak Tubaba.

”Kalau ayam dan telur memang masih banyak di pasok dari luar daerah. Untuk ayam sekitar 65 persen berasal dari luar, sedangkan telur justru lebih tinggi mencapai 80 persen. Tapi, semua tetap kami awasi, karena keamanan untuk dikonsumsi menjadi perhatian kami, khususnya selama ramadan hingga menjelang lebaran nanti,”ujar dia.

Baca :   Ratusan Anggota PMR Tubaba Ikut Pelatihan Pertolongan Pertama

Sementara untuk daging kambing, Supardiyono menyebutkan bahwa kecenderungan konsumsi masyarakat selama ramadhan hingga lebaran tidak signifikan, berbeda pada saat Lebaran Idul Adha.

”Kalau kambing sangat jarang, walaupun ada peningkatannya maksimal hanya 5 persen dari hari biasa. Kalau untuk stok ya pasti sangat lebih dari pada cukup, yang ada justru para peternak kambing sampai bisa menyuplai hingga ke luar daerah,”bebernya.

Dia menambahkan, mulai H-5 hingga H-1 lebaran, pemeriksaan dan monitoring terhadap daging akan dilakukan oleh Disnak Tubaba, mulai dari pasar hingga tempat-tempat pemotongan hewan.

Hal ini untuk memastikan tidak ada masalah dengan peredaran produk Pangan Asal Hewan (PAH) di Tubaba.”Pantauan kami sampai saat ini aman, tapi pemeriksaan akan tetap kami lakukan demi keamanan dan kenyamanan masyarakat,” pungkasnya. (fei/rnn/wdi)



Komentar

Rekomendasi