oleh

NSL Ajak Bukber Anak Yatim, Piatu, dan Dhuafa

RADARLAMPUNG.CO.ID – Berbalut kerudung merah jambu dan ciput hitam, Arisa Putri Juliana tampak tersenyum menunjukan hadiah tas bergambar kartun.

Di tengah kerumunan anak-anak lain ia mengaku baru kali pertama menikmati santap buka puasa bersama di Ajibs Kitchen Urip Sumoharjo, Sabtu (18/5). Hal ini disampaikan  perwakilan Journalist For Humanity (JFH) Lampung Hermawan Wahyu Saputra dalam rilis yang diterima Radarlampung.co.id Minggu (19/5).

Dijelaskan Hermawan, Arisa sejak umur tiga tahun harus kehilangan sang ayah karena meninggal dunia akibat sakit.

Namun siswi kelas 6 Sekolah Dasar daerah Panjang Selatan tersebut tak pernah putus asa. Mereka semangat sekolah dan bersosialisasi dengan teman-temanya. Bahkan niat untuk memakai niqab sempat diutarakan saat ditemui oleh dirinya dan perwakilan JFH lainnya.

“Kami berenam diasuh nenek kalau siang, kalau ibu kerja di gudang jadi biasanya yang masakin nenek. Paling sering nasi sama telur,” ucap Hermawan menirukan penuturan Arisa.

Dalam tausiyahnya Pembina Niqab Squad Lampung Indadari mengucapkan terimakasih kepada seluruh sponsor dan donatur.

Di antaranya Andi Surya, Bakso Sony, Ajib’s Kitchen , Al-Ummahat Peduli, ACT Lampung, Lampung SFS, Lusi Sanggar, Sekolah Global Surya, dan Nasi Uduk-Ayam Gepuk Mas Indra.

“Ungkapan terimakasih juga diberikan kepada keluarga Niqab Squad Lampung (NSL) yang sudah berjuang untuk terlaksananya bukber dan santunan tersebut,” tambah Indadari.

Selain itu dirinya juga berpesan kepada semua peserta untuk terus bersyukur atas nikmat sahur dan berbuka.

Selain itu nikmat penglihatan dan pendengaran harus digunakan untuk mengkhatamkan Alquran.

Menurutnya segala Kesedihan bisa diobati dengan Alquran. “Segala ujian sudah terjadi, nggak perlu baperan atau sedih. Kalau sedih baca kisah-kisah rasulullah,” pungkasnya Indadari. (gie/rls/sur) 



Komentar

Rekomendasi